POLHUKAM

Pesan Kang Emil, Jaga Persatuan di Tengah Ketegangan

Gubernur Jabar, M Ridwan Kamil. (Net)
Gubernur Jabar, M Ridwan Kamil. (Net)


JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil, mengimbau seluruh masyarakat untuk dapat menjaga persatuan dan kondusivitas di tengah ketegangan yang terjadi di beberapa negara.

Ia mengatakan bahwa kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal itu ditandai dengan invansi militer Rusia ke Ukraina yang disertai berbagai pertempuran secara fisik dan menimbulkan banyak korban.

"Dan itu terjadi di zaman kita hari ini. Perang Rusia-Ukraina yang baru dimulai, bisa saja menuju perang dunia ketiga. Berdampingan dengan pandemi COVID yang mendampaki hidup kita secara berkepanjangan," ujar Kang Emil, melalui akun Instagram, Jumat (25/2/2022).

Menurutnya, sebuah negara bisa bubar oleh perang, baik perang antar-negara ataupun perang saudara seperti yang terjadi di Yugoslavia. Perang saudara bisa terjadi jika suku-suku bangsanya selalu bertengkar. Untuk itu, Kang Emil berharap masyarakat Indonesia bisa menjaga perdamaian dan kondusifitas.

"Indonesia rumah kita harus tetap eksis dan harus menjadi negara maju adil makmur. Syarat pertama mimpi itu adalah hadirnya perdamaian dan kondusifitas sosial politik dalam keseharian kita," katanya.


Ia menilai, di tengah kondisi masyarakat Indonesia yang mejemuk, perbedaan sudah menjadi hal yang biasa. Sehingga persoalan perbedaan perlu disikapi dengan bijak dan kepala dingin.

"Kurangi pertengkaran dari hal terkecil. Jika ada perbedaan, jadikan perbedaan itu sebagai kekayaan dari keragaman, bukan melihat perbedaan sebagai sumber kebencian," tutur Kang Emil.

Ia juga berharap masyarakat Indonesia bisa menjaga persatuan secara utuh dan mengedepankan musyawarah setiap mengalami perselisihan.

"Jaga terus persatuan. Jika ada selisih, mari gunakan sila keempat Pancasila untuk musyawarah mufakat. Semoga masa depan Indonesia dan dunia semakin maju dan damai bukan sebaliknya," jelas Kang Emil.

Saat ini, selain pertempuran fisik antara Rusia dan Ukraina, ketegangan juga terjadi antara China dengan Taiwan. Beberapa negara besar mulai mengecam perang yang menimbulkan banyak korban jiwa. 


Video Terkait:
Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo