POLHUKAM

Pemerintah Janji Tindak Lanjut Kasus Kekerasan Aparat di Desa Wadas

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Dok Setkab)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Dok Setkab)


JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyampaikan bahwa pemerintah bakal menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM soal dugaan kekerasan aparat terhadap warga Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.

“Kita percaya pada Komnas HAM. Rekomendasi Komnas HAM kita terima dan Pemerintah pasti menindaklanjuti,” kata Mahfud dalam akun Instagram pribadinya, Jumat (25/2/2022).

Menurut Mahfud, sebenarnya pemerintah sudah memulai melaksanakan isi rekomendasi tersebut. Tetapi, hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dan lengkap dari Komnas HAM.

“Kita belum mendapat laporan resmi. Misalnya, siapa korbannya, seberapa serius cederanya, jam berapa dan di sektor mana terjadinya, sehingga bisa dicari aparat yang bertugas di sana saat itu,” jelas Mahfud.

Sebelumnya, Komnas HAM menemukan adanya tindak kekerasan dalam penangkapan warga di Desa Wadas pada 8 Februari 2022. Berdasarkan penyelidikan, pelaku kekerasan didominasi oleh anggota kepolisian berbaju sipil sebanyak 50 personel.


Akibat tindak kekerasan itu sejumlah warga terluka pada bagian kening, lutut, dan betis kaki, dan sakit pada beberapa bagian tubuh lainnya. Namun tidak ada korban yang dirawat di rumah sakit.

Editor: Khoirur Rozi