OLAHRAGA

Tanggapi Skorsing Alexander Zverev, Nadal: Hukuman Keras Perlu Untuk Redam Emosi Pemain

Rafael Nadal
Rafael Nadal


JAKARTA – Skorsing yang diberikan ATP kepada petenis Jerman, Alexander Zverev, karena marah-marah di Acapulco bulan lalu dengan memukulkan raketnya ke kursi wasit mendapatkan perhatian juara Australia Open 2022, Rafa Nadal.

Petenis Spanyol ini mengatakan, pemain yang memukul kursi wasit merugikan tenis. Oleh karena itu, hukuman yang lebih keras perlu diterapkan untuk mencegah hal itu terjadi.

"Saya berhubungan baik dengan Sascha, saya menyukainya, saya sangat sering berlatih dengan dia, jadi saya berharap yang terbaik untuknya. Dan dia tahu dirinya salah dan dia menyadarinya sejak dini dan itu hal yang positif," kata Nadal menjelang bertanding dalam turnamen Indian Wells.

"Di sisi lain, jika kita tidak bisa mengendalikan sikap seperti ini di lapangan, bukan hanya satu kasus ini, ada hal lain yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Jika kami tidak dapat menghukum sikap seperti ini dengan cara yang sedikit lebih kuat, maka kami sebagai pemain akan merasa semakin kuat saja dari waktu ke waktu. Dalam olahraga ini, kita harus menjadi contoh positif, terutama untuk anak-anak," papar peraih 21 gelar Grand Slam itu.

Nadal datang ke Indian Wells dengan catatan tidak pernah kalah dalam 15 pertandingan musim ini setelah absen tahun lalu karena cedera kaki. Dia sendiri terkejut kepada sukses sebanyak itu yang dia capai.


"Seperti semua orang tahu, ini salah satu turnamen favorit saya. Saya telah berlatih, bermain golf, menikmati cuaca yang baik di sini dan berusaha siap menghadapi turnamen ini. Saya berusaha untuk tenang, tetapi saya meningkatkan latihan," kata Nadal.


Video Terkait:
Ini Teror yang Diterima @fchkautsar Usai Cuit Soal Satpam BCA
Editor: Rusdiyono