POLHUKAM

Pertemuan Airlangga Dengan Paloh Saat Jam Kerja Dipertanyakan

Pertemuan Ketua Umum Partai Nasde Surya Paloh (kiri) dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Kamis (10/3/2022). (Net)
Pertemuan Ketua Umum Partai Nasde Surya Paloh (kiri) dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Kamis (10/3/2022). (Net)


JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Ketum Partai Nasdem, Suya Paloh, Kamis (10/3/2022) kemarin, terus menjadi perhatian.

Utamanya pada Airlangga Hartarto, yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia. Sebab, Airlangga melakukan pertemuan dengan Paloh pada hari dan jam kerja.

Pengamat politik Ray Rangkuti mempertanyakan kegiatan politik yang dilakukan menteri berinisial AH itu. Dikatakan Ray, apakah pertemuan itu sudah sepengetahuan Presiden Joko Widodo atau belum.

Sebab, kata Ray, sebagai menteri aktif dari kabinet Pemerintahan saat ini, Airlangga berada di bawah komando Jokowi.

"Ini ketemu ketum partai, partai teman (koalisi) Pak Jokowi. Apakah Pak Jokowi tau?" kata Ray dalam perbincangan dengan Info Indonesia, Jumat (11/3/2022).


Sebagai menteri, apalagi koordinator yang membidangi masalah ekonomi, seharusnya Airlangga bertanggungjawab penuh dengan pekerjaan.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia ini meminta agar Airlangga fokus kerja, apalagi sekarang masyarakat sedang mengalami persoalan berat, yakni kelangkaan minyak goreng, dan beberapa kebutuhan pokok lain.

Diberitakan sebelumnya, Airlangga Hartarto dan Surya Paloh menggelar pertemuan tertutup di kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis kemarin.

Dalam pertemuan, menurut Airlangga, banyak hal yang dibahas. Utamanya soal ekonomi dan politik.

Namun dalam oertemuan itu juga ada pembahasan soal Golkar dan Nasdem untuk menduetkan kader masing-masing di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024. Mereka adalah Ahmad Sahroni, dan Airin Rachmi Diany.


Video Terkait:
Diduga, Airlangga Buka Suara Soal Perselingkuhan
Editor: Saeful Anwar