POLHUKAM

RESHUFFLE

PAN Masuk Kabinet, Jatah Menteri Nasdem Berpeluang Dipangkas

Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam peringatan HUT ke-22 PAN, di DPP PAN, Jakarta. (Antara / Galih Pradipta)
Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam peringatan HUT ke-22 PAN, di DPP PAN, Jakarta. (Antara / Galih Pradipta)


JAKARTA - Perombakan kabinet akan sangat efektif jika dilakukan Pemerintahan Joko Widodo dalam waktu dekat. Sebab, risiko politiknya jauh lebih rendah daripada mendekati akhir masa jabatan presiden.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Survey and Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara. Menurutnya, bila terjadi reshuffle pada kabinet Jokowi, maka Partai Amanat Nasional (PAN) akan mendapatkan jatah.

Igor mengatakan, jika reshuffle menyasar kalangan non-parpol, maka Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan berpeluang besar menggantikan Teten Masduki di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Kemungkinan Zulkifli masuk kedalam kabinet Jokowi cukup besar, lantaran sebelumnya orang nomor satu di PAN itu pernah menjabat sebagai Menteri di Kementerian Kehutanan (Kemenhut yang sekarang Kementerian Lingkuangan Hidup dan Kehutanan /  KLHK), dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Selain di Kemenkop-UKM, PAN juga bakal mendapatkan jatah di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang diduduki Muhadjir Effendy.


"Setidaknya kader PAN bisa mengisi salah satu Wamen di kementrian yang dijabat kalangan profesional," kata Igor, saat dihubungi Info Indonesia, Jumat (11/3/2022).

Bila perombakan itu menyasar parpol koalisi, maka salah kementerian milik Partai Nasdem yang bakal dikurangi. Dia menyebut antara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, atau Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang bakal dibuang dan digantikan oleh elite PAN.

Igor berpendapat, jika perombakan kabinet sekaligus untuk menata ulang pos lembaga tinggi lainnya, maka satu kader dari Partai Gerindra bakal mengisi posisi di lembaga tinggi yang bertanggungjawab langsung kepada presiden.

Menurut Igor, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad yang bakal dipilih untuk menggantikan Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

"Sementara Budi Gunawan bisa diposisikan sebagai Menkopolhukam menggeser Mahfud MD yang belakangan banyak dikritik netizen di medsos," kata Igor.

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Bima Arya mengkonfirmasi perihal kabar perombakan kabinet. Bima Arya membenarkan informasi yang menyebut PAN akan mendapatkan kursi menteri dan wakil menteri.

"Informasi yang saya dengar begitu," kata dia.

Sementara itu, wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali menyatakan bahwa kinerja seluruh menteri di kabinet Joko Widodo saat ini sudah sangat bagus.

Pernyataan itu disampaikan Ali merespons kocok ulang kabinet untuk mengakomodasi PAN yang bergabung ke dalam parpol koalisi pendukung pemerintah. Wacana ini muncul kembali setelah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dikabarkan bertemu Jokowi pada Jumat (4/3/2022) lalu.

"Kalau ditanya ke kami, kami lihat hari ini Kabinet Indonesia Maju itu sudah sangat bagus, indikator kita lihat bekerja dengan cukup bagus untuk ekonomi," kata Ali saat dihubungi, Selasa (8/3/2022).

Pihaknya memang tak menutup mata beberapa sektor memang perlu diperbaiki atau disinergikan. Namun, menurutnya, masalah yang terjadi di sektor itu bukan hal yang luar biasa.

"Hal-hal lain tentunya masih ada yang perlu diperbaiki, disinergikan seperti kelangkaan minyak goreng, tapi bukan hal terlalu luar biasa yang buat pemerintahan ini jadi tidak berjalan," kata Ali.

Ali menegaskan, reshuffle kabinet merupakan urusan Jokowi. Pihaknya tidak mau ikut menduga-duga atau berwacana terkait reshuffle kabinet.

Terpisah, petinggi DPP PKB, Luqman Hakim, mengaku telah mendengar kabar soal rencana Jokowi melakukan reshuffle kabinet pada akhir Maret 2022 ini.

Dia berkata, berdasarkan informasi yang beredar, PAN bakal mendapatkan jatah kursi menteri dan wakil menteri yang jumlahnya masing-masing satu dalam reshuffle kabinet tersebut.

"PAN dapat satu menteri plus satu wamen," kata Luqman saat dikonfirmasi.


Video Terkait:
Isu Dibalik Reshuffle Kabinet Jokowi
Editor: Saeful Anwar