OLAHRAGA

Adrian "Papua Badboy" Mattheis Menang KO Dari Mantan Juara Dunia Alex Silva di One Championship

 Petarung andalan Indonesia di One Championship, Adrian Mattheis dan Eko Roni Saputra mencatatkan hasil manis pada kejuaraan tarung bebas Singapore Indoor Stadium, Singapura pada Jumat malam (11/3)/Antara
Petarung andalan Indonesia di One Championship, Adrian Mattheis dan Eko Roni Saputra mencatatkan hasil manis pada kejuaraan tarung bebas Singapore Indoor Stadium, Singapura pada Jumat malam (11/3)/Antara


JAKARTA -  Petarung andalan Indonesia di One Championship, Adrian Mattheis dan Eko Roni Saputra mencatatkan hasil manis pada kejuaraan tarung bebas internasional dengan tajuk "ONE: LIGHTS OUT" di Singapore Indoor Stadium, Singapura pada Jumat malam (11/3).

Adrian Mattheis, berdasarkan data resmi dari ONE Championship, meraih kemenangan atas mantan juara dunia divisi Strawweight, Alex Silva. Kemenangan yang diraih pun terasa istimewa karena bisa menang KO seperti yang diharapkan.

Dengan kemenangan ini, petarung yang berjuluk "Papua Badboy" itu mengoleksi rekor 9-5 dengan 8 kemenangan diperoleh via KO (4) dan kuncian (4).

"Terima kasih Tuhan, saya diberi kesempatan melawan idola saya dan meraih kemenangan," kata Adrian Mattheis saat diwawancarai usai pertarungan.

Laga antara Adrian Matteis melawan Alex Silva berlangsung ketat sejak ronde pertama. Keduanya bahkan sempat adu pukul sebelum petarung asal Brazil itu mampu menguasai keadaan. Hanya saja, petarung Indonesia mampu melepas tekanan lawan.


Pada ronde kedua laga berlangsung tambah sengit. Adrian yang mempunyai hasrat tinggi mengalahkan sang idola terus menekan dan sempat mendaratkan pukulan telak ke Alex Silva. Pukulan itu membuat sang lawan roboh.

Pada kesempatan tersebut, Adrian terus memukul kepala Alex Silva dan hingga akhirnya sang wasit menghentikan pertarungan. Adrian dinyatakan menang KO di ronde kedua meski Alex Silva sempat melayangkan protes kepada wasit yang memimpin laga.

Sementara itu, Eko Roni Saputra juga tampil apik sehingga mampu mengalahkan wakil dari Kamboja Chan Rothana. Tidak membutuhkan waktu lama bagi petarung asal Samarinda itu untuk mengalahkan sang lawan yakni satu menit 41 detik di ronde pertama.

Apa yang diraih Eko Roni Saputra memang sesuai prediksi. Meski mengawali petarungan dengan tidak menggebu-gebu, petarung yang berjuluk Dynamite berlaga dengan tenang dan sesekali melakukan pukulan kerasnya.

Begitu lawan goyang, Eko Roni Saputra langsung menekan dan dengan posisi di belakang Chan, jawara gulat Indonesia itu melakukan kuncian leher. Meski sempat bertahan, petarung asal Kamboja itu akhirnya menyerah.

Dengan hasil ini menambah daftar panjang kemenangan Eko Roni Saputra di One Championship. Tidak hanya itu, kemenangan atas Chan Rothana diprediksi bakal menaikkan peringkat dan berpeluang melawan lima besar di divisi flyweight.

Editor: Amelia