OLAHRAGA

Jokowi Lemas Enggak Ngegas

Parade MotoGP 2022

Pembalap MotoGP antusias mendengarkan penjelasan Presiden Jokowi yang memamerkan motor custom miliknya di Istana Merdeka, Jakarta. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pembalap MotoGP antusias mendengarkan penjelasan Presiden Jokowi yang memamerkan motor custom miliknya di Istana Merdeka, Jakarta. (Biro Pers Sekretariat Presiden)


JAKARTA - Ramainya parade MotoGP di Jakarta, kemarin, disambut gegap gempita masyarakat ibu kota. Dua puluh pembalap dari kelas MotoGP, Moto2, Moto3 dan Asia Talent Cap (ATC) turun ke jalan dengan memacu kuda besinya. Sayangnya, Presiden Joko Widodo yang punya hobi bermotor tak bisa ikut menggeber motor modifikasi miliknya dalam parade itu.

"Karena alasan keamanan, saya tidak diperbolehkan ikut (konvoi). Lemas saya pas dengarnya," ungkap Jokowi sesaat setelah melepas para pembalap yang melakukan konvoi dari depan Istana Merdeka ke arah lingkar Monas menuju Patung Kuda dan berakhir di Hotel Kempinski, Thamrin, Jakarta Pusat.

Memulai parade pagi kemarin, Jokowi naik ke atas podium dan memegang bendera, seperti bendera start sebelum balapan dimulai. Dia mengambil aba-aba bagi para pembalap MotoGP, kemudian melakukan countdown atau hitung mundur iring-iringan. Setelah bendera dikibarkan, terdengar suara raungan motor para pembalap MotoGP berderu keras dan segera setelah itu, para pebalap melakukan iring-iringan.

Dalam video yang ditayang langsung Sekretariat Presiden maupun YouTube resmi MotoGP, para pembalap terlihat melambaikan tangan kepada warga yang menonton di rute konvoi. Seperti sudah disinggung di atas, parade MotoGP berakhir di garis finish Bundaran HI, tepatnya di Hotel Kempinski.

Ditanya oleh awak media apakah akan menonton langsung MotoGP, Jokowi mengatakan akan melihat waktu terlebih dahulu. 


"Iya saya akan lihat, tapi mungkin hanya satu hari saja. Jumat, Sabtu, Minggu, saya hanya sehari," kata Jokowi.

Balapan MotoGP Mandalika 2022 dijadwalkan akan berlangsung pada 18-20 Maret atau akhir pekan ini. Mandalika menjadi seri kedua MotoGP musim ini. Seri ini juga menjadi penanda kembalinya ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut ke Tanah Air, setelah terakhir kali pada 1997 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat.

Presiden Jokowi mengatakan, sambutan kepada para pembalap MotoGP di Istana Merdeka merupakan bukti penghormatannya terhadap mereka yang bakal tampil di MotoGP Indonesia 2022. Presiden sempat berbincang dengan para pembalap di halaman Istana Merdeka selama 10 menit.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat memamerkan motor modifikasi miliknya. Bahkan, Jokowi dan para pembalap berfoto bersama di depan motor Kawasaki W175  yang dikendarai ketika meresmikan Sirkuit Mandalika yang dikenal sangat indah.

"Sama seperti Anda semua, saya juga suka mengendarai motor. Walaupun motor saya tidak sekeren milik kalian, tapi memiliki sejarah tersendiri," ujarnya saat menjelaskan motor miliknya kepada para pembalap.

"Saya sering mengendarai motor ini untuk mengunjungi daerah, bertemu masyarakat, mendengarkan aspirasi masyarakat, melihat permasalahan di lapangan, meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur, hingga mencoba sirkuit di Mandalika," sambungnya.

Jokowi pun meyakinkan para pembalap bahwa Sirkuit Mandalika sudah siap untuk menggelar MotoGP 2022. Ia berharap mereka dapat memberikan hasil yang terbaik pada balapan tersebut. 

"Saya berharap yang terbaik untuk balapan Anda semua di Sirkuit Mandalika," imbuhnya.

Makin Dikenal Dunia
Ketua MPR Bambang Soesatyo menilai, pelaksanaan MotoGP akan berdampak positif bagi country branding. Sehingga dapat menjadikan Indonesia makin dikenal penduduk dunia.

"Kehadiran MotoGP juga bisa memberikan country branding yang luar biasa bagi Indonesia, antara lain melalui TV eksposure di 207 negara dengan 31.525 jam siaran, yang disaksikan hampir dua miliar penonton dunia," kata Bamsoet.

Dia mengatakan, MotoGP memanfaatkan 9.454 perwakilan media internasional dan sekitar 3.000 media cetak dari berbagai negara pencinta balap motor tersebut. 

"Energy to Speed Up Parade menjadi sejarah karena selama penyelenggaraan MotoGP, baru kali ini para pembalap MotoGP mengikuti parade terbesar yang diselenggarakan oleh tuan rumah, dengan turut mengikutsertakan komunitas motor," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran para pembalap MotoGP dan Dorna Sports di Istana Merdeka sekaligus untuk makin menguatkan ikatan kerja sama. Pasalnya, 2022 adalah tahun pertama dari 10 tahun kerja sama untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP.

"Antusiasme masyarakat menyaksikan Energy to Speed Up Parade sekaligus telah terjual habisnya 60.000 tiket nonton MotoGP, menjadi penanda betapa masyarakat Indonesia sudah sangat merindukan hadir kembalinya MotoGP setelah absen selama lebih kurang 25 tahun dari Indonesia," katanya.

Bamsoet menegaskan, penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika juga menjadi penanda Indonesia tidak kalah hebat dari berbagai negara dunia lainnya.

Penonton Sangat Antusias
Pada saat parade MotoGP di Jakarta, pemegang tiket membanjiri loket penukaran tiket yang menyebabkan antrean panjang di di Eks Bandara Selaparang, Mataram. Polda NTB pun meminta penyelenggara MotoGP untuk kembali memperbanyak loket penukaran tiket penonton.

"Kami sudah hubungi pihak Dyandra (vendor penjualan tiket MotoGP) dan rekan-rekannya. Kami minta mereka untuk segera perbaiki sistem, dengan memperbanyak loket-loket penukaran tiket," kata Kepala Biro Operasional Polda NTB, Kombes Pol Imam Thobroni.

Berdasarkan pantauan di eks Bandara Selaparang, dia menyampaikan, sudah ada 1.000 lebih penonton yang menukarkan tiket di hari pertama ini. 

"Itu makanya kami sarankan, apabila masih juga terjadi antrean panjang, pihak vendor kami minta untuk memperpanjang waktu penukaran tiket hari ini sampai pukul 18.00 WITA, supaya menghindari penumpukan," ujarnya.

Selain memberikan saran perbaikan sistem penukaran tiket kepada pihak vendor penjual tiket penonton MotoGP, Polda NTB juga meneruskan hal itu ke penyelenggara MotoGP, baik PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) maupun Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

"Kami sudah sampaikan ke penyelenggara untuk segera tambah loket penukaran, baik itu di BIZAM (Bandara International Zainuddin Abdul Madjid), dan juga pelabuhan, agar tidak terjadi penumpukan seperti hari ini di eks Bandara Selaparang," ujarnya.

Dia menegaskan jauh hari pihaknya kerap menyuarakan saran ini kepada penyelenggara. Hal itu disampaikan untuk mencegah kerumunan di tengah situasi yang masih dalam kondisi pandemi COVID-19. Namun, alasan penyelenggara karena sulit mengubah sistem yang sudah diterapkan.

"Itu kenapa makanya kami ngotot untuk dibuka banyak loket, kami berkaca dari pengalaman WSBK (World Superbike) kemarin. Jadi begini kondisinya, ujung-ujungnya kami (polisi) yang jadi 'pemadam kebakaran'," ungkapnya.

Bahagia Hibur Penggemar
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku senang bisa kembali ke Sirkuit Mandalika untuk balapan MotoGP Indonesia akhir pekan ini. Ia berharap motor RC213V terus mengalami peningkatan.

Juara dunia MotoGP enam kali tersebut mengakhiri balapan pembuka MotoGP 2022 di Sirkuit Lusail, Qatar, di urutan kelima. Meski gagal podium, itu merupakan awalan yang cukup bagus. Pasalnya, ia mampu bertarung di kelompok depan. Kendati RC213V menuai pujian dan membuat lawan terkejut dengan perkembangannya, bukan berarti itu cukup bagi Marquez.

The Baby Alien merasa belum terlalu mengenal motor edisi terbaru, sehingga perlu mengeksplorasi lebih banyak lagi demi bisa memberi masukan kepada para mekanik. Kebetulan, catatan waktunya di antara peserta tes pramusim MotoGP di Mandalika cukup positif. Pembalap 29 tahun tersebut gembira kembali ke sirkuit yang baru dibangun.

"Kami membuat pengembangan selama akhir pekan di Qatar. Sungguh jelas bahwa melihat ada banyak potensi di sana. Saya sangat senang kembali ke Mandalika, sungguh bagus bisa melihat para penggemar di Indonesia dan akhirnya menyuguhkan hiburan untuk mereka setelah bertahun-tahun," ujarnya dalam rilis yang dikirim Repsol Honda.

"Saya harap para penggemar menikmatinya dan kami dapat memberikan akhir pekan untuk merayakan. Akhir pekan lain menghadirkan kesempatan lain untuk memahami motor lebih baik dan kian dekat dengan bertarung di barisan depan, ini masih awal dan kami akan terus mendorong," sambungnya.

Sementara itu, rekan satu tim Marquez, Pol Espargaro, yang berhasil menginjak podium ketiga Qatar, merespons positf perbaikan aspal Mandalika. Ia yakin timnya bisa tampil lebih baik di sana.

"Saya sangat menantikan event di Mandalika. Para penggemar luar biasa di sana selama tes dan saya cuma bisa membayangkan seperti apa ketika balapan. Kami hadir dalam momen bagus, balapan kuat di Qatar dan hasil tes kami bagus sebelumnya di Mandalika, tapi ada banyak yang berubah sejak saat itu," tuturnya.

"Mereka telah melakukan pengaspalan ulang yang mana bisa menjadi sangat membantu. Tapi, kami perlu melihat sendiri seperti apa kondisinya saat kami tiba. Rencananya melanjutkan pekerjaan yang sudah kami lakukan di Qatar dan saat tes, serta terus mencari potensi penuh kami," terangnya.

Artikel ini juga ditayangkan di Koran Info Indonesia.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo