POLHUKAM

Komisi III DPR Apresiasi Kejati DKI Gagalkan Penyelundupan Minyak Goreng

Rapat Komisi III DPR RI. (NEt)
Rapat Komisi III DPR RI. (NEt)


JAKARTA - Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Reda Manthovani atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan minyak goreng ke Hongkong, melalui Jakarta International Container Terminal (JICT) I Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kita apresiasi kemarin, Pak Kajati DKI berhasil membongkar puluhan kontainer minyak goreng yang diselundupkan ke Hongkong. Ini luar biasa Pak Kajati, kita perlu yang seperti ini," kata Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman dalam RDP dengan jajaran Kejagung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/3/2022).

Menurut Habiburokhman, tindakan yang dilakukan jajaran Kejati DKI sangat maksimal di tengah terjadinya kelangkaan minyak goreng. Namun, kata dia, ada perusahaan yang memperjual belikan ke luar negeri.

"Maksimal sekali saat rakyat menderita karena kelangkaan minyak goreng, beliau membongkar. Kabarnya kalau di luar negeri, itu dijual harganya bisa tiga kali lipat," kata Habiburokhman.

Atas itu, dirinya berharap kejaksaan di daerah lain bisa melakukan hal yang sama dengan apa yang sudah dilakukan Kejati DKI Jakarta. Hal-hal terobosan seperti ini, kata Habiburokhman, bisa diperbanyak jajaran Kejaksaan.


Diketahui Tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tengah menyelidiki kasus mafia minyak goreng yang diekspor ke luar negeri seperti Hongkong dan negara lainnya. 

Sebelumnya, tim jaksa penyidik pidsus Kejati DKI telah berhasil membongkar minyak goreng siap ekspor di Jakarta International Container Terminal (JICT) I Pelabuhan Tanjung Priok, yang diduga melibatkan PT AMJ dan perusahaan lainnya tahun 2021 dan 2022. 

Tim penyidik Kejati DKI bersama petugas Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok melakukan pemeriksaan lapangan dan permintaan keterangan kepada pihak-pihak terkait dalam kasus dugaan korupsi mafia minyak goreng.

Kemudian, tim penyidik Kejati DKI mengamankan satu unit kontainer 40 feet dengan nomor: BEAU 473739 6 yang memuat 1835 karton minyak goreng kemasan merek tertentu yang akan dilakukan ekspor ke negara lain melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

"Terdapat 1.835 karton minyak goreng kemasan merek tertentu yang akan dilakukan ekspor dengan melawan hukum oleh PT AMJ bersama-sama dengan perusahaan lainnya ke negara tujuan Hong Kong," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangannya, beberapa waktu yang lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengiriman atau ekspor minyak goreng ke negara lain telah menyalahi peraturan perundang-undangan. 

"Ekspor 1 kontainer minyak goreng kemasan yang akan dilakukan oleh PT AMJ tersebut terindikasi melawan hukum karena dilakukan dengan menyalahi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ketut.

Sementara itu, menurut Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam, hingga saat ini tim penyidik pidsus Kejati DKI masih meminta keterangan terhadap sejumlah saksi-saksi dalam rangka pengumpulan data dan barang bukti.

"Masih proses penyelidikan, pengumpulan data dan keterangan," kata Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).

Editor: Saeful Anwar