POLHUKAM

Awas, Jangan Ganggu Posisi PKB

Ketum PKB, Muhaimin Iskandar. (Dok. PKB)
Ketum PKB, Muhaimin Iskandar. (Dok. PKB)


JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan tidak ambil pusing terkait bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) yang disebut akan masuk barisan kabinet Presiden Joko Widodo usai bergabung di koalisi pemerintah.

Namun begitu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, mewanti-wanti agar PAN tidak mengusik posisi partainya.

"Yang penting jangan ganggu posisi PKB. Silakan masuk, jangan ganggu PKB," kata Cak Imin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Cak Imin memprediksi bahwa masuknya PAN ke kabinet bakal mendepak menteri-menteri dari PKB. Dia pun menganalogikan dampaknya seperti perang Rusia dan Ukraina.

"Silakan, asal enggak ganggu PKB. Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti. Masak, PAN lawan PKB," kata Wakil Ketua DPR itu.


Diketahui, kader PKB saat ini menduduki sejumlah kursi menteri di kabinet Jokowi. Yakni Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Desa-PDTT dan Menteri Agama.

Sebelumnya, kabar soal reshuffle kabinet diperkuat pernyataan Sekretaris Gerakan Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP PKB, Luqman Hakim. Dia mengaku mendengar kabar soal reshuffle akan dilakukan pada Rabu (23/3/2022).

"Kalau kabar-kabar warung kopi begitu. Infonya akhir Maret ini," katanya  kepada wartawan, Selasa (8/3/2022).

Luqman yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR mengaku mendengar reshuffle dilakukan sekaligus akan memasukkan kader PAN ke kabinet. Menurut kabar, kata dia, PAN bakal mendapat jatah satu menteri dan satu wakil menteri.

"PAN dapat satu menteri plus satu wamen," ujarnya.

Namun begitu, dia belum tahu pasti kebenaran kabar tersebut. Hanya, berembus kencang reshuffle akan dilakukan di akhir bulan ini.

"Tapi belum tahu pastinya kapan dan posisinya apa. Masih kabar-kabar sih," kata Luqman.

Namun demikian, hingga Rabu (23/3/2022), reshuffle tidak juga terlaksana. Sejumlah sumber di lingkaran Presiden Jokowi menyebut tidak ada reshuffle.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Jumat, 25 Maret 2022.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo