POLHUKAM

Bangga Karya Anak Bangsa, Menko Luhut Divaksin Nusantara Oleh Dokter Terawan

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan sedang berada di sebuah ruangan kerja Dokter Terawan Agus Putranto demi kepentingan pengambilan darah untuk vaksin Nusantara. (Tangkapan layar video viral)
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan sedang berada di sebuah ruangan kerja Dokter Terawan Agus Putranto demi kepentingan pengambilan darah untuk vaksin Nusantara. (Tangkapan layar video viral)


JAKARTA - Indonesia harus bangga dengan temuan-temuan anak bangsa, apalagi yang bermanfaat bagi banyak nyawa manusia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan vaksinasi dengan Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto.

Dalam video berdurasi 1 menit 47 detik, yang beredar di kalangan Wartawan, Senin (4/4/2022), Luhut diambil sampel darahnya oleh dokter Terawan, untuk diolah dan dikenalkan dengan varian COVID-19.

"Kita kenapa sih enggak bangga dengan temuan anak bangsa. Terlalu berpikir negatif. Kita cobain saja, saya coba nih," ujar Luhut dalam video.

Politkus Golkar itu mengaku sempat bertanya dengan beberapa dokter yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan dokter Terawan sangat bagus.


Dirinya mengajak semua pihak untuk berfikir positif terhadap karya anak bangsa, dan tidak selalu mengandalkan produk dari luar negeri.

"Apa mesti dari luar semua? Kan tidak. Saya titip buat kita semua, pakar-pakar, kita bersainglah dengan baik. Jangan bawa dengki, kemarahan, kebencian, itu saya kira enggak baik," ujar Luhut.

Tidak hanya itu, Luhut pun ikut mengomentari soal metode DSA (Digital Subtraction Angiography) atau dikenal metode "cuci otak" yang dilakukan dokter Terawan. Luhut mengatakan itu telah menyelamatkan puluhan ribu orang. Luhut juga mengakui sudah melakukan DSA dan hasilnya sangat baik.

"Yang dilakukan misalnya DSA itu lebih dari 40 ribu orang yang mengalami pertolongan dari metode itu. Jadi kita harus syukurin, saya sudah DSA juga dan saya ngalamin manfaatnya. Sekarang ini saya coba yang (Vaksin Nusantara)," kata menteri berinisial LBP itu.

Para dokter, khususnya dokter Terawan, kata Luhut, sudah tentu telah melakukan riset terkait metode DSA dan Vaksin Nusantara. Dirinya juga sudah menanyakan kepada pihak RSPAD bahwa ini nanti dibikin jadi alkes atau apapun, dan Luhut mengaku mendukungnya.

"Kalau bermanfaat mari kita sama-sama dukung karya anak bangsa kita," ujar Luhut.

Editor: Saeful Anwar