POLHUKAM

Nasdem Tantang Erick Thohir Buktikan Ucapannya Soal Mafia Bibit

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar, di Sekolah Citra Alam, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021). (Dok. Banser)
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar, di Sekolah Citra Alam, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021). (Dok. Banser)


JAKARTA - DPP Partai Nasdem meminta klarifikasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir secara spesifik mengenai keberadaan mafia bibit di sektor pertanian.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis Partai Nasdem, Hermawi Taslim mengatakan partainya akan meminta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mundur dari jabatannya jika tudingan itu terbukti benar.

"Kalau hal itu ada (mafia bibit), maka Nasdem akan mendesak Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk mengundurkan diri dari kabinet karena telah mencederai misi pengabdian restorasi yang diamanatkan oleh partai kepada beliau," kata Hermawi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, di Jakarta, Senin (25/4/2022).

Menurut dia, partainya perlu menanggapi tudingan tersebut karena Syahrul Limpo merupakan kader Nasdem yang ditugaskan membantu Presiden RI, Joko Widodo.

Dia menegaskan, jika memang ada bukti kuat terkait dugaan penyimpangan di Kementerian Pertanian, maka Nasdem meminta KPK atau Kejaksaan Agung untuk segera mengusut tuntas.


Hermawi mempertanyakan pernyataan yang terkesan tiba-tiba dari Menteri BUMN Erick Thohir terkait adanya mafia di Kementan.

"Nasdem juga ingin bertanya kepada Erick Thohir kok ujug-ujug ngomong soal mafia di Kementan," katanya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Padjadjaran mengungkap ada mafia bibit di sektor pertanian.

"Bibit pun ada mafianya. Banyak petani mendapatkan bibit yang hybrid, yang salah, sehingga ketika tumbuh tidak baik," tuding Erick.

Karenanya, Erick pun berharap agar praktik mafia tidak bisa dibiarkan berkembang karena menurunkan kualitas bibit yang diterima petani.

Editor: Saeful Anwar