DAERAH

BMPD Kaltim Peduli Yatim Piatu Covid-19, Wagub: Mudah-mudahan Jadi Inspirasi Lembaga Lain



SAMARINDA - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kaltim kembali menyemarakkan Ramadan 1443 H dalam bentuk kegiatan sosial sebagai kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19, dengan mengusung tema “BMPD Kaltim Peduli Yatim Piatu Covid-19”.

Rangkaian acara yang dimulai dari buka puasa bersama, sholat isya dan tarawih hingga memberikan santunan kepada 20 (dua puluh) anak yatim piatu yang ditinggalkan orang tua terkasih akibat Covid-19 berjalan dengan penuh kehangatan dan keakraban, hingga mendapat apresiasi besar dari Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Dirinya mengatakan kegiatan Perbankan daerah yang telah memberikan kepeduliannya kepada anak yatim yang digagas oleh BMPD Kaltim sangat menyentuh dan luar biasa.

Anak-anak korban Covid-19, tentunya mengalami kehilangan orang-orang terdekat mereka sehingga mereka menjadi anak yatim, piatu dan yatim piatu. Mereka yang telah ditinggalkan orang tua saat ini memerlukan bantuan uluran tangan untuk dapat melanjutkan kehidupan setelah kepergian orang terkasih.

“Mudah-mudahan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi lembaga lain. Karena yang menjadi yatim piatu ditinggalkan orang tuanya akibat Covid cukup banyak. Saya kira kita tidak bisa melakukannya sendiri, semua harus menunjukkan kepeduliannya. Mudah-mudahan kepedulian ini mendatangkan rahmat dan berkah bagi para Perbankan sehingga perekonomian kita di Kaltim dan Indonesia menyebar menjadi lebih baik,” kata Hadi saat ditemui usai pemberian santunan di Aston Hotel Samarinda, Rabu malam (27/4/2022).


Sementara itu di tempat yang sama, Ketua BMPD Kaltim Ricky Perdana Gozali menjelaskan pandemi yang masih berlangsung saat ini, berdampak semakin banyak anak yang kehilangan orang tua sehingga membutuhkan perhatian para pemangku kepentingan. Tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah melainkan juga kepedulian sebagai pelaku perbankan.

“Harapannya kita dapat memaksimalkan momentum bulan suci Ramadan ini dengan kegiatan beribadah melalui berbagi dan bersilaturahmi. Dapat menjadi salah satu wadah bagi pegawai perbankan se-kota Samarinda agar saling memaknai Ramadan yang merupakan bulan penuh keberkahan dengan berbagi merasakan penderitaan anak yatim piatu korban Covid-19,” sebutnya.

(Nyn/ADV/KominfoKaltim)