DAERAH

Arus Mudik di Nagreg Diprediksi Tetap Padat Hingga H-2 Lebaran

Arus kendaraan padat merayap di turunan setelah Simpang Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (29/4/2022). (Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)
Arus kendaraan padat merayap di turunan setelah Simpang Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (29/4/2022). (Antara/Bagus Ahmad Rizaldi)


BANDUNG - Situasi arus mudik di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami kepadatan pada Jumat (29/4/2022) sore hingga malam atau H-3 menjelang Idulfitri 1443 Hijriah.

Kepala Polresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo, mengatakan, kepadatan arus terjadi sejak menjelang waktu berbuka puasa karena banyak pemudik yang mencari tempat makan di pinggir jalan.

"Karena memang banyak kendaraan yang harus menepi ke sebelah kiri karena banyak warung-warung untuk berbuka puasa," ujarnya di Pos Pengamanan Mudik Cikaledong.

Hingga pukul 20.30 WIB kepadatan arus mudik masih terjadi di Simpang Nagreg. Kepadatan di lokasi tersebut merupakan ekor dari kepadatan yang terjadi dari Limbangan, Kabupaten Garut.

Beberapa kali lalu lintas sempat lancar lalu kembali padat merayap. Bahkan pada beberapa waktu, arus kendaraan setelah turun dari Simpang Nagreg mengalami kemacetan hingga tak bergerak.


Menurut Kusworo, sejauh ini pihaknya telah dua kali memberlakukan pengalihan arus di Simpang Nagreg. Sejumlah kendaraan yang mengarah ke Tasikmalaya diarahkan menuju Garut. Pengalihan arus yang pertama dilakukan pukul 11.00 WIB dan kedua pada pukul 16.00 WIB. Namun efek pengalihan arus itu membuat para pemudik justru menunggu pengalihan arus selesai hingga terjadi kemacetan.

Kusworo mengatakan bahwa arus mudik diprediksi tetap ada hingga H-2 atau Sabtu (30/4/2022) menjelang Lebaran. Dengan dugaan masih banyak masyarakat yang belum berangkat mudik.

"Besok kami tetap siaga untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas demi kelancaran masyarakat mudik," ujarnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo