POLHUKAM

PILPRES 2024

Prabowo-Puan Bisa Bawa Indonesia Lebih Maju


Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat bersilaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (2/5/2022). (Foto: Instagram Pua
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat bersilaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (2/5/2022). (Foto: Instagram Pua


JAKARTA - Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bisa menjadi embrio kerja sama politik dalam menghadapi Pilpres 2024.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing berpendapat jika pertemuan kedunya dalam rangka untuk pemasangan capres-cawapres, di Pilpres 2024.

Menurut dia, silaturahmi itu sebagai pertemuan informal. Dalam pertemuan informal, segala hal bisa diperbincangkan sepanjang sesuai dengan kepentingan para pihak. Hal itu berbeda dengan pertemuan formal yang lebih kaku karena ada koridor protokoler.

"Saya melihat ini pertemuan informal. Biasanya pertemuan informal itu lebih dekat secara psikologis, sosiologis, dan antropologis," ujar Emrus dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (8/6/2022).

Dia melihat hal itu menjadi bukti adanya kedekatan antara PDIP dan Partai Gerindra. Pertemuan informal itu mensyaratkan adanya kedekatan psikologis.


Menurut Emrus, pertemuan itu akan berpengaruh terhadap skema 2024. Jika keduanya berkoalisi untuk mengajukan pasangan calon Prabowo-Puan pada Pilpres 2024, maka akan sangat produktif. Apalagi jika ditambah dengan koalisi partai lain, seperti Golkar, NasDem, PKB, dan PPP.

"Kalau itu dilakukan, saya kira hampir dipastikan memenangkan Pemilu 2024," kata Emrus menanggapi kunjungan Prabowo ke kediaman Megawati, Senin (2/5/2022).

Emrus menilai pasangan calon Prabowo-Puan tidak hanya akan memenangkan kontestasi 2024, tetapi mampu membawa Indonesia lebih maju. Ia menilai pasangan calon Prabowo-Puan saling melengkapi.

Prabowo dengan basis popularitas dan elektabilitas, sedangkan Puan dengan kualitas yang teruji ketika menduduki berbagai jabatan, seperti Menko PMK dan Ketua DPR RI.

Sebagai sosok perempuan, Puan dinilai memainkan peran keibuan untuk merangkul, merekatkan, dan mengayomi semua golongan.

"Artinya, Puan Maharani bisa merekatkan bangsa ini."

Apalagi, katanya, Gerindra dan PDIP mempunyai karakter kepartaian yang kurang lebih sama, yakni loyalitas kader yang sangat besar terhadap ketua umum masing-masing. Ketua umum partai mempunyai pengaruh dan peran yang sangat besar. Kedua partai itu menempati urutan tertinggi dalam perolehan suara pada Pemilu 2019.

"Gerindra dan PDIP, kadernya sudah sangat percaya dengan ketua umum partainya. Jadi mereka tegak lurus," kata dia.


Video Terkait:
PPP Harus Mampu Adptasi di 2024
Editor: Saeful Anwar