WISATA

LIBUR LEBARAN

Akhir Masa Libur, Wisata Punti Kayu Palembang Ramai Pengunjung

Taman Wisata Alam Punti Kayu di Kota Palembang, Sumatera Selatan. (Net)
Taman Wisata Alam Punti Kayu di Kota Palembang, Sumatera Selatan. (Net)


PALEMBANG - Pengunjung objek wisata alam Punti Kayu di Kota Palembang, Sumatera Selatan, masih ramai pada akhir masa libur dan cuti bersama Idul Fitri 1443 Hijriah.

Manajer Objek Wisata Punti Kayu Palembang, Raden Azka mengatakan, pengunjung objek wisata ini mulai ramai sejak Lebaran pertama. Jumlahnya, kata dia, mencapai 200 orang, dan terus meningkat hingga kini mencapai 400 orang lebih per hari.

Menurut dia, pengunjung objek wisata alam ini sempat anjlok dalam dua tahun terakhir dampak pandemi COVID-19 dengan adanya aturan pembatasan kegiatan masyarakat.

Selama pandemi ini pihaknya juga beberapa kali melakukan penutupan lokasi untuk umum sebagai upaya mendukung program pemerintah menekan angka penularan COVID-19.

Menghadapi momentum Lebaran 2022 yang membolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik/pulang kampung sudah diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah pengunjung Punti Kayu, sehingga pihaknya telah melakukan berbagai persiapan seperti penataan lingkungan dan penerapan protokol kesehatan antisipasi penularan COVID-19.


Dia menjelaskan dalam kawasan hutan wisata yang luasnya sekitar 50 hektare itu, pengunjung bisa menikmati pemandangan hutan pinus, aneka satwa dan beberapa wahana

Wahana yang ada di hutan wisata itu antara lain taman kupu-kupu, zona satwa dan tempat bermain, selain itu juga disediakan area berfoto dengan latar rumah pohon, replika Menara Eiffel dan kincir angin.

Tiket masuk ke objek wisata alam yang dibuka mulai pukul 09.00-17.00 WIB itu ditetapkan Rp25.000 per orang pada Senin hingga Jumat Rp30.000 per orang pada Sabtu, Minggu dan hari libur.

Disampaikan Raden, Sedangkan bagi pengunjung yang membawa kendaraan dikenakan biaya tambahan untuk kendaraan roda empat/mobil Rp10.000 dan roda dua/sepeda motor Rp5.000.

Punti Kayu merupakan kawasan hutan pinus di tengah kota dan memiliki daya tarik untuk dikunjungi.

Selain bisa menikmati suasana hutan di bawah rindangnya pohon pinus, pengunjung juga bisa melihat koleksi aneka satwa, berbagai wahana dan memanfaatkan area foto dengan latar belakang miniatur ikon objek wisata negara Eropa seperti replika Menara Eiffel Paris dan kincir angin Belanda.

Editor: Saeful Anwar