POLHUKAM

Safari Prabowo ke Jatim, Perbaiki Dukungan 2019 Untuk 2024

Kunjungan Prabowo Subianto ke Jawa Timur. (Net)
Kunjungan Prabowo Subianto ke Jawa Timur. (Net)


JAKARTA - Safari yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Jawa Timur (Jatim) dalam rangka Idul Fitri kemarin merupakan salah satu cara untuk menggalang dukungan dari para ulama sebagai calon presiden yang akan berlaga pada Pilpres 2024 mendatang.

Begitu penilaian Peneliti Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati, saat berbincang dengan Info Indonesia pada Selasa pagi (10/5/2022). 

"Safari Prabowo ke Jatim tentu diartikan sebagai upaya mendapat restu terutama dari kalangan ulama dan santrinya," terang Wasisto. 

Dia menilai, Jatim menjadi salah satu wilayah yang memiliki jumlah suara cukup besar. Sehingga, banyak calon yang melakukan safari ke provinsi bagian timur Pulau Jawa itu.

"Terlebih Jatim merupakan salah satu provinsi kunci dalam perolehan suara," jelasnya. 


Jadi, kata Wasisto, wajar jika Prabowo melakukan safari ke provinsi yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa itu. Apalagi, lanjutnya, ulama asal Jatim cukup banyak.

"Maka safari Prabowo itu juga bisa diidentikkan sebagai upaya silaturahmi kultural untuk menaikan popularitas," imbuhnya.

Wasisto menilai, kunjungan Prabowo ke Jatim itu bukan dorongan dari eksternal partai berlambang burung garuda itu maupun keinginan dari mantan Panjen Kopassus itu sendiri.

"Saya pikir safari itu lebih pada kunjungan personal PS (Prabowo Subianto) sendiri," pungkasnya.

Jike menengok kembali ke belakang, hasil pilpres 2019, suara Prabowo kalah dengan Jokowi. Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya mendapat 34,21 persen. Sedangkan, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat 65,79 persen. 

Melihat dari hasil tersebut, wilayah Jawa Timur merupakan momok bagi Gerindra. Karena, PDIP cukup kuat diwilayah tersebut. Kendati begitu, peluang Prabowo untuk mendapatkan suara masih terbuka lebar.

"Adapun Jatim belum pasti menjadi kandang banteng seperti halnya Jateng. Sehingga, daerah ini menjadi daerah elektorat dengan kontestasi tinggi," terangnya. 

Wasisto menilai, suara di Jatim akan menjadi rebutan seluruh partai politik pada kontestasi mendatang. 

"Jatim sendiri mempunyai kantong suara pemilih yang sangat signifikan dalam beberapa pemilu terakhir. Hal ini tentu menjadi target politik bagi para kontestan pemilu nanti," pungkasnya.


Video Terkait:
Ganjar-Sandiaga Bisa Jadi Pemain Cadangan di Pilres 2024
Editor: Amelia