DAERAH

Jakpro Jangan Cari Untung Dari Formula E

Pengamat hukum tata negara, Bivitri Susanti. (Tangkapan layar)
Pengamat hukum tata negara, Bivitri Susanti. (Tangkapan layar)


JAKARTA - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) diingatkan agar tidak mengambil keuntungan dari penyelenggaraan Formula E.

Menurut pengamat hukum tata negara, Bivitri Susanti, penunjukan Jakpro selaku BUMD DKI Jakarta sebagai penyelenggara Formula E sah-sah saja. Namun, yang perlu diperhatikan adalah hajat tersebut harus berdampak terhadap masyarakat luas.

"Secara konseptual sebenarnya BUMN, BUMD, Badan Usaha Milik Desa itu seharusnya bukan untuk mencari profit, tapi tujuannya untuk menyejahterakan rakyat," katanya dalam diskusi virtual bertajuk "Apa Kabar Formula E", Sabtu (14/5/2022). 

Bivitri berpendapat bahwa tidak semua masyarakat dapat menikmati balap mobil listrik itu. Melainkan hanya masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah ke atas saja.

"Orientasinya adalah orientasi untuk kelompok menengah ke atas. Saya setuju bahwa ada hal-hal yang sifatnya atau benefit yang kita sifatnya tidak langsung," jelasnya.


Bivitri berharap gelaran Formula E di Jakarta dapat memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Dia juga mengingatkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada warganya.

"Kita juga harus punya catatan yang positif mengenai pelayanan publik, dan yang kedua kesejahteraan rakyat," pungkasnya.


Video Terkait:
Kawasan Ancol Jadi Sirkuit Formula E
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo