WARNA-WARNI

Dokter Terawan Resmi Gabung PDSI

Terawan Agus Putranto saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Antara / Wahyu Putro A)
Terawan Agus Putranto saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Antara / Wahyu Putro A)


JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto secara resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI).

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Umum PDSI, Erfen Gustiawan. Dia mengatakan, Terawan resmi bergabung dengan PDSI sejak hari, Jumat (13/5/2022), ketika PDSI menemui Terawan untuk menanyakan kesediaannya bergabung menjadi pengurus. Terawan diminta kesediaannya menjadi pelindung PDSI.

"Letjen TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI dan Mayjen TNI (Purn) dr. Daniel Tjen, Sp. S resmi bergabung dengan PDSI," kata dia dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (15/5/2022).

Ketua PDSI, Jajang Edy Prayitno, sebelumnya mengatakan bahwa organisasinya akan mendukung dan memfasilitasi penelitian terapi 'cuci otak' ala Terawan jika bergabung.

"PDSI akan memfasilitasi penelitian lanjutan dari Digital Subtraction Angiography (DSA) agar sempurna sehingga jadi terapi gold standart untuk kasus-kasus stroke," ujar Brigjen Jajang Edy Prayitno beberapa waktu lalu.


Kendati PDSI belum memiliki kewenangan dalam hal mengeluarkan rekomendasi izin praktik dokter, namun Jajang meyakini DPR akan segera merevisi Undang-Undang Praktik Kedokteran sebagaimana yang belakangan digaungkan untuk mengevaluasi IDI.

"Kita tunggu saja, rencana komisi IX untuk merevisi UUPK dalam waktu dekat," ujar mantan Stafsus Menkes.
Sampai saat ini, organisasi profesi yang memiliki kewenangan tersebut hanya IDI. Dan izin praktik Terawan masih berlaku hingga 5 Agustus 2023. Setelah itu, dia butuh rekomendasi untuk memperpanjang izin praktik.

Editor: Saeful Anwar