POLHUKAM

PILPRES 2024

Usul Cak Imin Soal Calon Tunggal Bisa Membunuh Demokrasi

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (Net(
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (Net(


JAKARTA – Partai Demokrat menilai usulan calon tunggal di pemilihan presiden yang disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin hanya membunuh sistem demokrasi.

“Kalau itu sama saja membunuh demokrasi. Masa rakyat diberikan sama satu pilihan,” kata Deputi Strategis dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Yan Harahap saat berbincang dengan Info Indonesia, Senin (16/5/2022).

Yan juga menilai, usulan Cak Imin itu tidak masuk akal. Dia menduga sedang skenario yang dijalankan oleh lingkaran oligarki. Kata dia, jika hanya ada calon tunggal, sama saja memaksa rakyat.

“Tidak masuk akal, benar-benar masuk ke nuansa oligarki mereka jalankan. Rakyat dipaksa pilih satu calon saja ini nuasnaya pemaksaan. Rakyat tidak diberi pilihan,” tegasnya.

 Dikatakan Yan, Cak Imin sebagai elit politik seharusnya menjujung tinggi sebuah demokrasi yang telah dibangun sejak reformasi. Yan menegaskan, rakyat memiliki hak untuk memilih calon pemimpin mereka kedepannya.


“Rakyat memiliki kebebasan untuk memilih mana yang terbaik,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketum PKB, Muhaimin Iskandar mengusulkan, tiga pasang calon. Namun, jika itu tidak terjadi di pilpres 2024. Ia mengusulkan untuk satu pasangan calon saja.

“Kalau tidak bisa tiga calon, jangan dua calon, mending calon tunggal,” katanya.

Editor: Amelia