DAERAH

Kacau, Jakpro Belum Dapat Sponsor Formula E

Pembangunan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Ancol, Jakarta. (Antara/M Risyal Hidayat)
Pembangunan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Ancol, Jakarta. (Antara/M Risyal Hidayat)


JAKARTA - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang ditunjuk sebagai penyelenggara Formula E Jakarta hingga kini belum mendapat dukungan sponsor.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, saat berbincang dengan Info Indonesia, Senin (16/5/2022).

"Informasi yang kami dapat Jakpro tidak punya sponsor untuk Formula E. Jadi sudah kacau ini. Adanya komitmen fee ini menandakan harus adanya sponsor yang didapat," jelasnya.

Menurut Hari, sebagai penyelenggara ajang balap internasional, seharusnya Jakpro bergerak untuk mencari sponsor. 

"Seharusnya ada sponsor. Di setiap penyelenggaraan di luar negeri pun ada sponsor. Kalau di luar tidak ada sponsor ya tidak masalah, ini kan ada sponsor," katanya.


Hari juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk meningkatkan status dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E sebelumnya penyelenggarakan balap mobil itu dimulai. Terlebih, penyidik KPK belum memanggil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan pihak Bank DKI.

Menurut Hari, KPK sebaiknya segera memeriksa Gubernur DKI Jakarta dan pihak Bank DKI terkait ijon yang pernah dilakukan.

"Terkait ijon ini kan enggak ketahuan berapa bunga yang harus dibayar (Pemprov DKI). Kalau memang ijon, masak pinjam 100 dikembalikan 100. Itu kan bisnis, akan terkena bunga pastinya," jelasnya. 

Terkait belum adanya sponsor yang didapatkan Jakpro untuk penyelenggaraan Formula E, Info Indonesia sudah mencoba menghubungi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, dan Ketua Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni. Namun, belum ada jawaban yang diterima.


Video Terkait:
Kawasan Ancol Jadi Sirkuit Formula E
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo