EKONOMI

Gandeng Warung Distribusikan Minyak Goreng

Wakil Menteri BUMN I, Pahala N Mansury. (Net)
Wakil Menteri BUMN I, Pahala N Mansury. (Net)


JAKARTA - Kementerian BUMN menargetkan pendistribusian minyak goreng di 5.000 titik lokasi seluruh Indonesia dengan harga Rp14.000 per liter. Ini merupakan sinergi antara Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, dan kementerian terkait lainnya, serta para supplier industri minyak goreng di Indonesia.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala N Mansury, menyampaikan, distribusi 5.000 titik ini akan dilaksanakan BUMN Holding Pangan ID FOOD bersama anak usahanya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Rajawali Nusindo.

Harapannya agar ID Food Grup terus melakukan penyesuaian atas aplikasi Warung Pangan PPI. Tujuannya untuk memastikan pendistribusian serta monitoring keterjangkauan harga minyak goreng Rp14.000 per liter sampai ke tingkat konsumen atau masyarakat yang dapat diakses secara online.

Saat ini, Mitra Warung Pangan PPI sebanyak 69.000 unit tersebar di lebih dari 27 kota di Indonesia. Jaringan distribusi warung pangan ini akan terus dikembangkan oleh PPI sebagai langkah strategis lainnya dalam menjalankan program pemerintah, khususnya minyak goreng, serta ketersediaan dan keterjangkauan pangan di masyarakat.

Menurutnya, BUMN pangan berpotensi mengembangkan pasar dengan menggandeng pengusaha kecil ataupun pengecer dalam mendistribusikan minyak goreng agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Hal ini pun untuk meningkatkan peran BUMN dalam menjaga pasokan pangan.


"Tidak hanya pedagang ataupun pengusaha skala besar, para pengecer atau warung-warung, bahkan usaha mikro dan kecil pun bisa menjadi mitra BUMN dalam pendistribusian minyak goreng," ungkap Pahala dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (16/5/2022).

Pahala menyebut, distribusi minyak goreng ke 5.000 lokasi tersebut ditargetkan selesai akhir Mei 2022. Si antaranya wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan, dan Sulawesi.

Selain itu, ID FOOD Group juga diharapkan dapat menyiapkan aplikasi platform khusus pengembangan dari aplikasi Warung Pangan PPI yang dikelolanya. Tujuannya untuk memastikan pendistribusian minyak goreng secara online serta monitoring keterjangkauan harga minyak goreng Rp14 ribu per liter sampai ke tingkat konsumen ataupun masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati, mengatakan, pihaknya menjalankan pendistribusian minyak goreng curah ini melalui mitra Warung Pangan. Hal itu sebagai upaya pemerintah dalam menyediakan minyak goreng dengan harga terjangkau sampai ke tingkat konsumen atau masyarakat.

"Saat ini, kami terus melakukan improvement terhadap platform Warung Pangan, supaya lebih user friendly dengan fitur-fitur yang disesuaikan. Dengan target 5.000 titik dan terus bertambah secara paralel dan bertahap dalam pendistribusian minyak goreng ini. Para mitra kami terus diberikan sosialisasi untuk pemenuhan minyak goreng di kios, toko atau warungnya secara online, supaya lebih terkontrol dan tepat sasaran," katanya.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Selasa, 17 Mei 2022.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo