EKONOMI

Pemerintah Mulai Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang

Penandatanganan kontrak pengerjaan pipa gas ruas Cirebon - Semarang. (Dok. Dirjen Migas)
Penandatanganan kontrak pengerjaan pipa gas ruas Cirebon - Semarang. (Dok. Dirjen Migas)


JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mulai membangun pipa transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap I (Ruas Semarang-Batang) senilai Rp1,17 triliun.

Proyek tersebut dijalankan setelah Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM melakukan penandatanganan kontrak proyek yang diklaim sebagai salah satu upaya penguatan ekonomi sektor industri dan lainnya, seperti rumah tangga, komersil dan transportasi melalui jaringan distribusi gas di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dirjen Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji dalam keterangan yang dikutip, Rabu (18/5/2022), mengatakan proyek itu rencananya akan dilaksanakan selama 15 bulan.

"Pembangunan pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang merupakan bagian dari rencana interkoneksi pipa transmisi antara jaringan pipa transmisi Sumatra, Jawa bagian barat dengan jaringan pipa transmisi Jawa bagian timur," kata Tutuka.

Tutuka menjelaskan interkoneksi tersebut dapat memperkuat rantai suplai pasokan gas bumi yang memadai dan dapat diakses masyarakat pada harga yang terjangkau secara berkelanjutan, terutama memenuhi kebutuhan sektor industri eksisting di sepanjang jalur pipa dan kawasan-kawasan industri yang akan segera beroperasi di beberapa wilayah, antara lain Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, dan Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang di Jawa Tengah, serta kawasan industri lainnya yang sedang dalam proses perencanaan.


"Ketersediaan infrastruktur yang memadai dan berkesinambungan merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional, menyejahterakan masyarakat dan meningkatkan daya saing Indonesia dalam persaingan global," kata Tutuka.

Proyek pembangunan pipa gas bumi ruas Cirebon-Semarang merupakan proyek strategis nasional yang dilaksanakan melalui kontrak tahun jamak dalam anggaran 2022 dan 2023, serta menggunakan mekanisme kontrak rancangan dan bangun.

Penandatanganan kontrak pekerjaan konstruksi dengan dua perusahaan pelat merah, yakni PT Pembangunan Perumahan (PTPP) dan PT Elnusa Tbk, dilakukan pada hari, Selasa (17/5/2022) kemarin.

Kedua perusahaan itu adalah kontraktor pemenang lelang yang telah dilakukan secara terbuka, transparan, dan mengikuti ketentuan perundang-undangan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Kementerian ESDM yang telah diumumkan sejak 4 Desember 2021.


Video Terkait:
Program 7,5 Juta Metrik Ton Gas LPG 3kg, Apa Kabarnya?
Editor: Saeful Anwar