WARNA-WARNI

Gejala Awal Cacar Monyet yang Harus Diwaspadai

(Foto: Dok. Reuters)
(Foto: Dok. Reuters)


JAKARTA - Pertama kali ditemukan tahun 1970, kasus cacar monyet terjadi pada manusia di Republik Demokratik Kongo.

Kemudian kasus cacar monyet menyebar ke seluruh Afrika Tengah dan Barat. Dan baru-baru ini, beberapa negara di Eropa, Amerika Serikat mengumumkan penyebaran penyakit tersebut.

Bahkan Australia, negara yang tidak jauh dari Indonesia, juga telah melaporkan terjadinya kasus cacar monyet pertama, Jumat (20/5/2022).

Melansir Pusat Pengendalian Dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), gejala cacar monyet mirip dengan cacar lain, tetapi lebih ringan.

Adapun perbedaan utama antara gejala cacar dan cacar monyet yakni, cacar monyet menyebabkan kelenjar getah bening membengkak (limfadenopati). Sedangkan cacar tidak.


Gejala cacar monyet biasanya muncul dalam 7 sampai 14 hari, tetapi juga dapat berkisar antara 5 sampai 21 hari setelah terinfeksi.

Berikut gejala cacar monyet yang perlu diperhatikan:

  1. Demam
  2. Sakit kepala
  3. Nyeri otot
  4. Sakit punggung
  5. Pembengkakan kelenjar getah bening
  6. Panas dingin
  7. Kelelahan

Kemudian dalam 1 sampai 3 hari setelah demam, pasien akan mengalami ruam. Sering dimulai dari wajah lalu menyebar ke bagian tubuh lain.

Ruam terdiri dari lesi yang berkembang dalam urutan berikut:

  • Makula, atau lesi berubah warna datar
  • Papula atau lesi yang sedikit terangkat
  • Vesikel atau benjolan dengan cairan bening
  • Pustula atau benjolan dengan cairan kekuningan
  • Keropeng

Gejala cacar monyet umumnya berlangsung 2 hingga 4 minggu dan hilang tanpa pengobatan.

Editor: Saeful Anwar