POLHUKAM

Anomali Cuaca, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. (Net)
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. (Net)


JAKARTA - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini meminta masyarakat di kawasan rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, seiring adanya bencana hidrometeorologi terkait fenomena anomali cuaca sebagai dampak dari pemanasan global.

Kita harus tetap waspada mengingat cuaca masih tidak menentu yang disebabkan anomali sebagai dampak global warming," ujar Mensos Risma dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Risma mengingatkan masyarakat yang berada di lokasi rawan seperti di lereng gunung, di ketinggian atau tepian sungai untuk lebih waspada.

Saat mengunjungi lokasi bencana longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Senin (23/5/2022), Mensos Risma juga meminta masyarakat setempat untuk pindah sementara waktu dari lokasi yang rawan longsor saat hujan deras untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

"Bencana itu kan tidak bisa diprediksi. Tapi langkah antisipasi harus dilakukan dengan baik agar kerugian bisa diminimalisir," tuturnya.


Di lokasi bencana tampak sejumlah rumah warga rusak akibat tebing setinggi enam meter longsor dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.S

Selain di Bogor, Kemensos juga menangani bencana untuk korban banjir rob di Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan sekitarnya.

Untuk membantu para penyintas bencana, Kemensos melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung telah mengirimkan bantuan logistik ke Dinas Sosial Kota Semarang.


Video Terkait:
Menteri Risma Marah-marah Lagi di Lombok
Editor: Amelia