DAERAH

Pekan Depan Ganjil Genap Jakarta Ditambah Jadi 25 Ruas Jalan

Ilustrasi. (Antara Foto/Aprillio Akbar)
Ilustrasi. (Antara Foto/Aprillio Akbar)


JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan evaluasi untuk memperluas aturan ganjil genap dari 13 menjadi 25 ruas jalan  karena mencermati mulai meningkatnya volume lalu lintas.

"Sedang dievaluasi, ditingkatkan ke 25 ruas jalan," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, di sela-sela pencanangan kegiatan Jakarta Hajatan di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022).

Dia menjelaskan, penambahan area ganjil genap sebanyak 25 ruas jalan itu rencananya diberlakukan mulai minggu depan atau pada Senin (30/5/2022). Menurut Syafrin, per minggu lalu terjadi lonjakan volume lalu lintas yakni mencapai sekitar 1,1 juta atau naik 6,25 persen dibandingkan ketika PPKM Level 4 pada awal Maret 2022.

Lonjakan volume lalu lintas diperkirakan akan kembali meningkat mengingat Jakarta saat ini sudah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Sebagian besar kegiatan masyarakat kini sudah kembali 100 persen sesuai kapasitas, misalnya pekerja sektor non-esensial, kegiatan di mal/pusat perbelanjaan, pasar swalayan, restoran, bioskop, pusat kebugaran, kegiatan seni budaya hingga transportasi umum.

Tak hanya lalu lintas, volume jumlah penumpang juga diperkirakan semakin meningkat yang saat ini melonjak hingga 17,5 persen.


Penambahan ruas jalan yang masuk aturan ganjil genap diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Ganjil Genap.

Adapun, untuk jam operasional ganjil genap dimulai pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB. Aturan ganjil genap berlaku Senin sampai Jumat. Sedangkan Sabtu, Minggu serta hari libur nasional tidak berlaku.

Ganjil genap tidak berlaku bagi kendaraan dinas Polri, TNI, ambulans, pemadam kebakaran, kendaraan bahan bakar listrik, sepeda motor, angkutan umum dengan plat dasar kuning dan kendaraan darurat lainnya yang dikecualikan.

Pelanggar sistem ganjil genap akan dikenakan sanksi tilang yang mengacu pasal 287 Undang-Undang Nomor 12/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yakni dikenakan denda maksimal Rp500.000.

Berikut 25 ruas jalan yang akan diterapkan ganjil genap di ibu kota:
1. Jalan Pintu Besar Selatan
2. Jalan Gajah Mada
3. Jalan Hayam Wuruk
4. Jalan Majapahit
5. Jalan Medan Merdeka Barat
6. Jalan MH Thamrin
7. Jalan Jenderal Sudirman
8. Jalan Sisingamangaraja
9. Jalan Panglima Polim
10. Jalan Fatmawati
11. Jalan Suryopranoto
12. Jalan Balikpapan
13. Jalan Kyai Caringin
14. Jalan Tomang Raya
15. Jalan Jenderal S Parman
16. Jalan Gatot Subroto
17. Jalan MT Haryono
18. Jalan HR Rasuna Said
19. Jalan DI Pandjaitan
20. Jalan Jenderal Ahmad Yani
21. Jalan Pramuka
22. Jalan Salemba Raya sisi Barat, untuk Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Jalan Diponegoro
23. Jalan Kramat Raya
24. Jalan Stasiun Senen
25. Jalan Gunung Sahari.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo