DAERAH

Banjir Melanda 31 Desa dan Kelurahan di Barito Timur

Banjir menggenangi permukiman warga di Kompleks Tudja, Kelurahan Tamiang Layang, Dusun Timur, Jumat (27/5/2022). (Antara/Habibullah)
Banjir menggenangi permukiman warga di Kompleks Tudja, Kelurahan Tamiang Layang, Dusun Timur, Jumat (27/5/2022). (Antara/Habibullah)


TAMIANG LAYANG - Banjir melanda 31 desa dan kelurahan di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

"Awalnya kurang lebih 20 desa terkena dampak banjir. Data baru masuk, ada penambahan, totalnya menjadi 31 desa dan kelurahan," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Timur, Bertulumeus, di Tamiang Layang, Jumat (27/5/2022).

Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi telah menyebabkan banjir di 29 desa dan dua kelurahan di Kecamatan Dusun Timur, Paku, Pematang Karau, Awang, Raren Batuah, Karusen Janang, Patangkep Tutui dan Dusun Tengah.

Banjir antara lain melanda bagian wilayah Desa Haringen, Magantis, dan Karang Langit serta Kelurahan Tamiang Layang di Kecamatan Dusun Timur serta Desa Paku Beto, Pangkan, Tampa, Kalamus, Runggu Raya, Simpang Bangkuang dan Bantai Napu di Kecamatan Paku.

Selain itu, banjir terjadi di Desa Ketab, Muru Duyung, Lebo, Bararawa, Pinang Tunggal, Tuyau, Nagaleah, Muara Plantau di Kecamatan Pematang Karau; Desa Hayaping dan Tangkan di Kecamatan Awang; Desa Malintut, Batuah, Lenggang, dan Puri di Kecamatan Raren Batuah; serta Desa Dayu dan Ipu Mea di Kecamatan Karusen Janang.


Kemudian Desa Ramania, Bentot, dan Pulau Padang di Kecamatan Patangkep Tutui serta Kelurahan Ampah Kota di Kecamatan Dusun Tengah juga menghadapi dampak banjir.

Menurut data BPBD, wilayah desa dan kelurahan yang terkena dampak banjir umumnya berdekatan dengan sungai.

Para camat, kepala desa dan lurah sudah diinstruksikan untuk memantau dampak banjir dan membantu warga yang terdampak banjir.

"Kades dan lurah diminta siaga di lokasi masing-masing dan melayani masyarakat terdampak banjir serta mengevakuasi warga terdampak banjir cukup parah. Hari ini kami dari BPBD akan meninjau ke lapangan lagi," kata Bertulumeus.


Video Terkait:
Curah Hujan Tinggi di Sumsel, 495 Rumah Warga Terendam Banjir
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo