DAERAH

RSUD Sekayu Jadi Tempat Pendidikan Dokter Spesialis dan Umum

(Ist)
(Ist)


SEKAYU - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, menjadi tempat pendidikan dokter umum serta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

Pelaksanaan pendidikan dokter muda atau koas di RSUD Sekayu tersebut sudah lama terjalin dengan baik, namun sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

Direktur RSUD Sekayu, Makson Parulian Purba, mengatakan bahwa rumah sakit umum ini sejak lima tahun lalu telah menjadi rumah sakit jejaring yakni dari Fakultas Kedokteran Unsri sebagai lahan proses pembelajaran, baik oleh profesi dokter, sedang menempuh menjadi dokter maupun yang melaksanakan PPDS.

"Artinya rumah sakit kita selain berfungsi sebagai layanan kesehatan bagi masyarakat  juga ikut serta dalam pengembangan ilmu di bidang kedokteran. Dan perlu diketahui bahwa RSUD Sekayu sudah lebih dari lima tahun kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unsri," jelasnya, Rabu (8/6/2022).

Terutama untuk para mahasiswa maupun dokter yang sedang mengambil spesialis melakukan pembelajaran ataupun mengaplikasikan ilmunya dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat. 


"Nah dalam rangka tersebut, guna tetap menjaga mutu, selain itu di RSUD Sekayu pun ada dokter ataupun dosen pembimbing, tenaga pengajar pembimbing. Mereka melakukan supervisi untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran, agar mutu yang diharapkan itu sesuai dengan standar dari akreditasi Fakultas Kedokteran Unsri saat ini di level A," terang Makson.

Dia mengatakan bahwa selama ini pembelajaran khusus yang dijalankan di RSUD Sekayu ada empat bagian besar yaitu ilmu penyakit anak, ilmu penyakit dalam, ilmu penyakit bedah dan ilmu kebidanan.

"Saat ini mereka menjadikan RSUD Sekayu sebagai proses pembelajaran, sedangkan untuk pendidikan dokter spesialis seperti mata, bedah lalu neorologi, THT dan mungkin ke depan akan terus bertambah. Karena selama ini rumah sakit pendidikan utama dijalani FK Unsri adalah Rumah Sakit Umum Muhammad Husin, di sana tentu terlalu tinggi levelnya. Nah, dalam komptensinya para dokter ini membutuhkan kasus untuk level RSUD Tipe C ataupun Tipe B," beber Makson.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Muba, Azmi Dariusmansyah, mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin sejak lama tersebut.

"Kalau bisa kerja sama ini diperluas hingga ke RSUD Sungai Lilin dan RSUD Bayung Lencir," ujarnya.

Sementara, Dekan Fakultas Kedokteran Unsri, Syarif Husin MS, mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan RSUD Sekayu dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan dokter yang berkualitas.

"Dalam rangka menjaga kualitas ini kita melakukan kunjungan atau supervisi evaluasi dan berharap wahana pembelajaran diperluas. Sehingga bisa memberikan pendidikan yang terbaik bagi sumber daya manusia serta meningkatkan pelayanan di tengah masyarakat," pungkasnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo