POLHUKAM

KPK Minta Keterangan Eks Sesmenpora Dalam Penyelidikan Formula E Jakarta

Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Dery Ridwasah / JawaPos)
Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Foto: Dery Ridwasah / JawaPos)


JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan eks Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E Jakarta.

Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/6/2022).

"Yang bersangkutan dipanggil untuk permintaan keterangan dan klarifikasi oleh Tim Penyelidik KPK," kata Ali.

Jubir KPK juga menginformasikan jika Gatot telah hadir di gedung KPK dan saat ini masih dimintai keterangan tim penyelidik.

Gatot sendiri membenarkan jika dirinya akan dimintai klarifikasi soal penyelenggaraan Formula E. Dia menyebut tiga hari yang lalu ada surat dari KPK agar dirinya hadir untuk memberikan klarifikasi terkait dengan masalah pengelolaan anggaran untuk penyelenggaraan Formula E.


Dijelaskan Gatot, bahwa pada awalnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta rekomendasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait penyelenggaraan Formula E.

"Bahwa saat awal persiapan perencanaan tahun 2019 itu ada permohonan dari Pak Gubernur kepada Pak Menpora untuk menerbitkan rekomendasi dan rekomendasi itu sudah diterbitkan dan diminta hari ini untuk dibawa ke KPK, itu saja poinnya," kata Gatot.

Namun, kata dia, di dalam rekomendasi itu disebutkan bahwa penyelenggaraan Formula E tidak boleh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Karena ada permohonan dari pihak gubernur, begitu tetapi dengan catatan disebutkan di dalam surat rekomendasi itu, tidak boleh menggunakan anggaran APBN, pusat tidak akan membantu," kata Gatot.


Video Terkait:
Kawasan Ancol Jadi Sirkuit Formula E
Editor: Saeful Anwar