POLHUKAM

Kasus COVID-19 Bertambah 1.220, Terbanyak Dari Jakarta

Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di RS Lavalette, Malang. (Antara/Ari Bowo Sucipto)
Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di RS Lavalette, Malang. (Antara/Ari Bowo Sucipto)


JAKARTA - Kementerian Kesehatan menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Jumat (17/6/2022) bertambah 1.220 orang, dengan provinsi yang menyumbang terbanyak adalah DKI Jakarta sebanyak 686 kasus.

Laporan Kemenkes memperlihatkan Provinsi Jawa Barat dan Banten menempati urutan kedua dan ketiga dengan penambahan sebanyak 208 dan 129 kasus. Disusul Jawa Timur di posisi keempat dengan penambahan 62 kasus. Bali di posisi kelima dengan penambahan 45 kasus.

Kemenkes juga menyampaikan ada 28 provinsi yang mencatatkan penambahan kasus COVID-19 di bawah 10. Selain itu, terdapat 11 provinsi yang tidak mengalami penambahan kasus COVID-19.

Kemudian jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan COVID-19 di Tanah Air pada hari ini mencapai 556 orang dengan jumlah pasien sembuh tertinggi disumbang DKI Jakarta sebanyak 288 pasien.

Banten di posisi kedua dengan 64 pasien sembuh. Jabar dan Jatim di posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing 56 pasien sembuh. Papua di urutan kelima dengan mencatatkan 28 pasien sembuh.


Sementara, jumlah pasien yang meninggal akibat penularan COVID-19 hari ini tercatat ada enam orang yang masing-masing berasal dari Jabar, Jatim, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Lampung dan Bangka Belitung.

Secara nasional, jumlah kasus aktif naik sebanyak 658 menjadi 7.326 kasus. Jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini ada sebanyak 75.605 spesimen dengan positivity rate sebesar 3,27 persen.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo