WISATA

Yuk Uji Nyali! Ini Referensi Wisata Horor di Jawa Barat

Objek Wisata Rumah Pengabdi Setan. (Net)
Objek Wisata Rumah Pengabdi Setan. (Net)


JAKARTA - Berwisata ke tempat-tempat yang memiliki pemandangan alam yang indah ataupun menyimpan kisah sejarah yang menarik merupakan suatu kegiatan yang bisa menyegarkan kembali diri usai bergelut dengan aktivitas dan pekerjaan sehari-hari yang padat.

Namun, bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berbeda dalam berwisata, bisa mencoba wisata "horor", alias berkunjung ke lokasi atau wilayah yang memiliki kisah mistis dan terkenal akan keangkerannya.

Nah! Untuk memperkaya referensi tempat wisata mistis Anda, berikut empat objek wisata angker di Jawa Barat yang layak untuk dikunjungi.

1. Rumah Pengabdi Setan

Terletak di Kabupaten Bandung, objek wisata ini semakin dikenal oleh publik setelah menjadi lokasi syuting Film Pengabdi Setan, garapan sutradara Joko Anwar.


Sesampainya di lokasi Rumah Pengabdi Setan, wisatawan tidak akan menemukan tempat selfie yang lucu, namun sebaliknya malah membuat bulu kuduk merinding. Bagaimana tidak, pada saat wisata lain menyuguhkan taman taman indah bagi pengunjung, pengelola wisata Rumah Pengabdi Setan malah membuat properti kuburan di bagian halamannya.

Rumah Pengabdi Setan ini terletak di lahan milik PTPN VIII, tepatnya di Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rumah tua yang tidak lagi dihuni ini adalah bekas rumah dinas pimpinan perkebunan teh yang saat ini menjadi PTPN VIII.

Jam buka obyek wisata Rumah Pengabdi Setan tidak dibatasi alias buka 24 jam dengan tiket masuk Rp10.000 rupiah per orang.

2. Kamar 308

Objek wisata horor yang kedua di Jawa Barat ialah Kamar 308 Samudra Beach Hotel, Kabupaten Sukabumi. Sama halnya seperti Rumah Pengabdi Setan, objek wisata Kamar 308 Samudra Beach juga pernah diangkat ke layar lebar.

"308" adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tanggal 5 Juni 2013, disutradarai Jose Poernomo dan dibintangi oleh Shandy Aulia dan Denny Sumargo.

Hotel Inna Samudra merupakan tempat wisata tersembunyi di Pelabuhan Ratu yang selalu menarik perhatian para turis, terutama mereka yang senang dengan hal-hal mistis. 

Pasalnya, di dalam hotel megah ini terdapat satu kamar yang diagungkan dan tidak diperbolehkan disewa untuk orang biasa.

Namun, wisatawan yang menginap di Hotel tersebut, bisa mengunjungi Kamar 308 dengan di bantu oleh pemandu dari pihak hotel. 

Walaupun diselimuti aura mistis yang menusuk kalbu, kamar 308 selalu dikunjungi turis lokal dan mancanegara.

3. Gua Miring

Objek wisata horor yang ketiga ialah Gua Mistis Gua Surnyagari Desa Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. 

Beredar mitos di kalangan masyarakat, untuk wisatawan yang belum memiliki pasangan yang sedang berada di objek wisata ini, dilarang menyentuh bagian tertentu dari Gua Sunyaragi. Pasalnya, mitosnya, apabila disentuh bisa semakin menyebabkan sulit mendapatkan jodoh.
 
Objek wisata gua ini bangunan cagar budaya ini justru lebih mirip dengan candi yang disusun dari batu-batu karang.

Dibangun oleh cicit Sunan Gunung Jati sekitar abad ke-16, yaitu Pangeran Mas Zainul Arifin, dulunya kompleks goa dikelilingi danau penampungan air dan pohon Jati, namun saat ini danau sudah mengering.

 Objek Wisata Gua Sunyaragi buka hingga pukul 16.00 WIB secara umum, namun juga terbuka 24 jam bagi mereka yang ingin bertawasul, atau menenangkan pikiran.

Untuk harga tiket masuk Gua Sunyaragi untuk umum adalah Rp15 ribu sedangkan untuk pelajar yaitu Rp10.000. 

Objek wisata horor di Jawa Barat yang keempat ialah Gua Miring yang berada di area cagar alam Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Keunikan di dalam gua ini yaitu terdapat sebuah batu yang menyerupai seperti pocong, kuntilanak serta batu tulang tengkorak. Namun tidak perlu takut, pasalnya, itu bukan wujud hantu asli, melainkan sebuah stalaktit di Gua Parat yang menggantung di bagian atas dan tampak seperti hantu tersebut.

Gua miring merupakan goa tembusan, sering disebut miring karena untuk menembus gua ini pengunjung harus memiringkan badan.

4. Jembatan Cirahong

Objek wisata horor yang kelima ialah Jembatan Cirahong yang terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Jembatan ini menyimpan sejumlah kisah mistis, salah satu kisah mistis yang cukup populer di Jembatan Cirahong adalah tentang sepasang pengantin yang dijadikan tumbal dengan cara dikubur hidup-hidup di beton penyangga jembatan.

Konon katanya pasangan pengantin itu diculik dan diikat, kemudian dilempar hidup hidup serta dikubur campuran beton.

Berdasarkan catatan Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, jembatan Cirahong adalah jembatan kereta api yang terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Jembatan ini juga menghubungkan wilayah Desa Panyingkiran di Kabupaten Ciamis dengan Kecamatan Manonjaya di Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, jembatan ini melintas di atas Sungai Citanduy yang merupakan perbatasan kedua kabupaten di Jawa Barat itu.

Jembatan Cirahong adalah jalur alternatif dari Tasikmalaya menuju Ciamis lewat Manonjaya dan sebaliknya.

Beralamat di Jalan Raya Cirahong, Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat 46197, Jembatan Cirahong memiliki bentang panjang total 202 meter dan berada di ketinggian 66 meter di atas Sungai Citanduy yang bermuara ke Laut Kidul dan ditopang penyangga beton setinggi 46 meter.

Jembatan dengan nomor registrasi BH 1290 ini berada di sebelah timur Stasiun Manonjaya yang berada di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

Dengan menggunakan konstruksi baja yang banyak dan cukup rapat, Cirahong satu-satunya jembatan kereta api peninggalan Belanda di Kabupaten Ciamis.

Berani uji nyali ke objek wisata tersebut?


Video Terkait:
Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih
Editor: Amelia