DAERAH

Penjabat Bupati Muba Minta Perusahaan Tingkatkan Harga TBS Kelapa Sawit Sesuai Aturan

Penjabat Bupati Muba, Apriyadi, dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Muba, Selasa (28/6/2022). (Ist)
Penjabat Bupati Muba, Apriyadi, dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Muba, Selasa (28/6/2022). (Ist)


SEKAYU - Penjabat Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi, mendesak agar perusahaan kelapa sawit taat aturan. 

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Masa Persidangan III Rapat ke-13 Dalam Rangka Tanggapan/Jawaban Penjabat Bupati Musi Banyuasin Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Musi Banyuasin di Gedung DPRD Muba, Selasa (28/6/2022).  

Hal tersebut berkaitan dengan anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang sangat berdampak ke petani atau pekebun kelapa sawit di Bumi Serasan Sekate. 

"Sesuai Permentan tentu perusahaan kelapa sawit di Muba harus taat aturan. Jangan sampai merugikan petani yang saat ini merasakan anjloknya harga kelapa sawit," kata Apriyadi. 

Lanjutnya, apabila perusahaan tidak taat aturan tentu akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku. 


"Persoalan harga TBS kelapa sawit anjlok ini tentu menjadi perhatian Pemkab Muba dan Dinas Perkebunan Muba juga telah berkoordinasi bersama Dinas Perkebunan provinsi untuk turut andil mengatasi persoalan di lapangan," jelas Apriyadi. 

Menurut dia, kesejahteraan petani kelapa sawit menjadi konsen Pemkab Muba. 

"Terlebih dominan masyarakat Muba ini berpenghasilan dari pekebun kelapa sawit," kata Apriyadi. 

Kemudian, terkait usulan tiga raperda yakni di antaranya raperda terkait Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2005 tentang Lelang Lebak Lebung, Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dan raperda Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Perumahan dan Permukiman diharapkan nantinya dapat memberikan kontribusi positif untuk masyarakat Muba. 

"Terutama dengan harapan agar lebak lebung nantinya ke depan tidak dieksploitasi secara berlebihan," ucap Apriyadi. 

Sebelumnya, Jubir Fraksi Partai Gerindra, Paimin, telah mengapresiasi tiga Raperda Inisiatif Pemerintah Kabupaten Muba Tahun 2022. 

"Semoga nanti melalui tiga raperda tersebut dapat andil meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Muba," harapnya. 

Menurut Paimin, terkait anjloknya harga TBS, diharapkan Pemkab Muba proaktif seperti biasanya dalam pengawasan dan koordinasi di lapangan. 

"Semoga harga TBS kelapa sawit nantinya di Muba dapat kembali normal yang memberikan dampak positif bagi perekonomian," pungkasnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo