POLHUKAM

Komisi III dan IX DPR Tindaklanjuti Usulan Legalisasi Ganja Untuk Medis

Ilustrasi. (Net)
Ilustrasi. (Net)


JAKARTA - Komisi III DPR RI dan Komisi IX DPR RI akan menindaklanjuti usulan penggunaan ganja untuk kebutuhan medis.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pimpinan sudah melakukan komunikasi dengan pimpinan Komisi III dan Komisi IX DPR terkait usulan legalisasi ganja untuk medis.

Menurut dia, kedua alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu sudah menyambut baik dan akan segera menindak lanjuti usulan terkait legalisasi ganja untuk medis.

"Komisi IX DPR sudah menyambut baik dan akan segera menindak lanjuti usulan terkait legalisasi ganja untuk medis," kata Dasco kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Sedangkan pimpinan Komisi III DPR, kata dia, sudah menyampaikan akan melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak-pihak yang berkepentingan.


Sebelumnya, dia mendorong penggunaan ganja untuk medis dibahas dalam revisi UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika yang sedang dibahas Komisi III DPR. "Kami akan mengambil langkah-langkah untuk mendorong RDP dengan Komisi III DPR yang kebetulan sedang membahas revisi UU Narkotika," kata dia, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan, RDP itu akan dilaksanakan secepatnya yaitu pada pekan ini atau paling lambat sebelum masa reses DPR yang dimulai pada pekan depan.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond Junaidi Mahesa mengatakan, Komisi III DPR akan meminta masukan pakar dan masyarakat terkait adanya usulan penggunaan ganja untuk medis dimasukkan dalam revisi UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

“Kami melihat dulu nilai manfaat dan kerugiannya (penggunaan ganja untuk medis). Sementara ini ada kajian ternyata nilai manfaatnya bagi kesehatan dan ekonomi luar biasa, kerugiannya kecil, itu menurut informasi dari kesehatan,” kata dia, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa. 

Desmond menjelaskan, Komisi III DPR akan menggelar RDP pada, Kamis (30/6/2022) untuk meminta pandangan dari masyarakat terkait penggunaan ganja untuk medis.

Menurut dia, sangat penting untuk mendengarkan pendapat ahli kesehatan apakah penggunaan ganja berbahaya atau tidak dari sudut pandang kesehatan.

Editor: Saeful Anwar