POLHUKAM

PILPRES 2024

PDIP Akan Sangat Terbebani Jika Calonkan Puan

Seorang kader mencium tangan Puan Maharani saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kemaritiman PDIP di Jakarta, 24 April 2016. (Foto: M Iqbal Ichsan / TEMPO)
Seorang kader mencium tangan Puan Maharani saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kemaritiman PDIP di Jakarta, 24 April 2016. (Foto: M Iqbal Ichsan / TEMPO)


JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini bakal membangun koalisi untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza mengatakan, kemenangan PDIP akan ditentukan dari tokoh yang bakal dicalonkan sang Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

"Kemenangan PDIP pastinya ditentukan dari calon presiden yang dorong oleh Ketua Umum Megawati," kata Efriza kepada Info Indonesia, Jumat (1/7/2022).

Menurut Efriza, jika Megawati mendorong Puan Maharani, maka parti berlambang Banteng moncong putih itu akan sangat terbebani. Akan tetapi, kata dia, itu tidak akan terjadi bila Megawati mencalonkan Ganjar Pranowo.

"Secara rasional bisa dilihat dari elektabilitas antara Puan dan Ganjar. Jika mengusung Puan, PDIP ini akan sangat terbebani. Puan kan aset PDIP, hubungan biologis cukup erat. Tapi elektabilitasnya lebih besar Ganjar," kata dia.


Jika PDIP memaksakan Puan Maharani yang diusung sebagai calon presiden. PDIP, kata dia, akan dianggap sebagai partai yang ingin membuat dinasti politik di internal partai.

"Sebenarnya jika Puan yang maju, publik akan menganggap PDIP partai demokrasi atau partai dinasti.”


Video Terkait:
PPP Harus Mampu Adptasi di 2024
Editor: Saeful Anwar