WARNA-WARNI

Keguguran, Annisa Pohan Tidak Ada Kata Putus Asa

Annisa Pohan dan Agus Harimurti Yudhoyono. (Beritasatu.com/Ist)
Annisa Pohan dan Agus Harimurti Yudhoyono. (Beritasatu.com/Ist)


JAKARTA - Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Larasati Pohan sedang dilanda duka karena mengalami keguguran anak keduanya yang saat ini ditunggu-tunggu.

Dalam suasana sedih dan kehilangan itu, Annisa Pohan tetap berharap masih bisa memiliki momongan lagi untuk ke depannya, setelah melahirkan anak pertamanya Almira Tunggadewi Yudhoyono pada tahun 2008.

Hal itu disampaikan Annisa Pohan terkait dirinya yang baru saja keguguran melalui akun media sosial Instagram @annisayudhoyono yang diunggah Minggu (3/7/2022).

"Ke depan, hidup harus terus berjalan dengan baik, dan tidak ada kata putus asa. Memang perasaan campur aduk kita ini, tidak mudah untuk bisa dipahami bagi mereka yang tidak pernah mengalaminya. Tapi ujian masing-masing manusia berbeda-beda. Bahkan, rezeki pun sebuah ujian. Jadi kita hadapi semua ujian itu dengan banyak berdoa dan tawakal. Teman-teman boleh share juga pengalaman di kolom komentar ya jika kita ingin saling berbagi perasaan," tulisnya.

"Saya mohon doanya dari teman-teman, agar musibah keguguran ini menjadi pahala untuk saya dan mas Agus, kemudian Allah akan gantikan dengan yang lebih baik untuk kami berdua. Doa yang sama dari kami untuk teman-teman yang mengalaminya," tambah mantan presenter itu.


Meski mengalami kesedihan pascakeguguran anak kedua, namun Annisa Pohan meminta siapa pun yang mengalami hal yang sama dengannya untuk tidak berhenti berusaha dan jangan putus asa.

"Untuk teman-teman yang mengalami hal yang sama dengan kami, untuk yang masih terus berikhtiar untuk memiliki keturunan atau yang pernah mengalami keguguran, tetap semangat ya! Semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa," pesannya.

Kepada masyarakat, menantu Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono itu juga berharap ke depan jangan lagi ada yang menyinggung tentang proses kehamilan pada orang yang belum memiliki anak ataupun baru saja mengalami keguguran. Melainkan berikanlah mereka doa agar lekas bisa memiliki momongan.

"Untuk yang suka bertanya 'kapan punya momongan' dan yang serupa, sesungguhnya pertanyaan seperti itu untuk sebagian orang bisa menghadirkan suatu kesedihan. Kalau boleh saran, pertanyaannya diganti doa saja, agar yang bersangkutan segera diberikan keturunan. Karena doa yang tulus tentu sangat berarti, juga menyejukkan dan menguatkan," tulis Annisa Pohan.


Video Terkait:
Isu Pelakor Menimpa Keluarga AHY
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo