POLHUKAM

PILPRES 2024

Nasdem Mau Bikin Poros Koalisi Baru

Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh. (Antara Foto/Aditya Pradana Putra)
Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh. (Antara Foto/Aditya Pradana Putra)


JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, mengatakan partainya membuka kemungkinan bekerja sama dengan selain Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat dalam Pilpres 2024.

Menurut dia, dalam pertemuan dengan pihak PKS dan Demokrat baru-baru ini mereka saling mencoba melihat kesamaan satu sama lain serta meminimalisir perbedaan.

Surya Paloh mengakui meski harapan terhadap institusi parpol cukup tinggi, di sisi lain kekecewaan publik juga cukup tinggi kepada posisi dan peran yang selama ini belum secara optimal diperankan institusi-institusi parpol di Indonesia.

"Pemikiran dan diskursus yang memang mencoba membangun perspektif wawasan secara lebih luas tidak hanya terhenti kepada kepentingan-kepentingan sesaat atau kepentingan-kepentingan sektoral semata-mata cukup bagus," ujarnya dalam wawancara di kanal Youtube CNN Indonesia yang dikutip Selasa (5/7/2022).

Menurut Surya Paloh, Indonesia membutuhkan kerja sama di antara institusi parpol yang semakin baik dari waktu ke waktu karena begitu kompleksnya permasalahan yang dihadapi sebagai sebuah bangsa.


Seluruh aspek kehidupan yang ada harus dibangun bersama, sehingga upaya-upaya tersebut memberikan referensi bahwa peradaban bangsa dapat dibangun bersama.

Surya Paloh pun membuka kemungkinan bahwa Nasdem, PKS dan Demokrat dapat membangun poros koalisi baru di Pilpres 2024.

"Saya pikir bisa saja, kenapa tidak? Tidak hanya terbatas kepada kawan-kawan dari PKS, Demokrat, Nasdem harus berupaya seperti yang saya utarakan tadi dengan para pihak," ujarnya. 

"Sayang sekali kalau ada kemungkinan dan probability mengajak kerja sama dengan semua pihak kita bahkan menutup diri untuk kerja sama dengan para pihak. Saya pikir sayang, seribu kali sayang," tambah Surya Paloh.

Sampai saat ini, lanjut Surya Paloh, pihaknya belum melihat adanya parpol yang menutup diri untuk bekerja sama dalam Pilpres 2024.

"Tapi saya harus ingatkan, sebaiknya kalau memang memungkinkan kita mengajak semua pihak itu jauh lebih baik," imbuhnya.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Rabu, 6 Juli 2022.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo