POLHUKAM

Zelensky Mendadak Pecat 5 Dubes

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: Ukrainian Presidential Press Service / Handout via Reuters)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: Ukrainian Presidential Press Service / Handout via Reuters)


JAKARTA - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengaku telah memecat beberapa utusan senior Kiev di luar negeri, termasuk duta besar (Dubes) Ukraina untuk Jerman.

Akan tetapi dirinya tidak menjelaskan alasan pemecatan yang dilakukannya pada harı, Sabtu (9/7/2022) waktu setempat.

Dilansir dari Reuters, Minggu (10/7/2022), ada lima Dubes yang dipecat Zelensky. Mereka adalah Dubes Ukraina untuk Jerman Andriy Melnyk; Dubes untuk India Ihor Polikha; Dubes untuk Republik Ceko Yevhen Perebiynis; Dubes untuk Norwegia Viacheslav Yatsiuk; dan Dubes untuk Hongaria Liubov Nepop.

Terpisah, kantor Zelenksy mengaku jika mereka sedang menyiapkan kandidat baru untuk posisi tersebut.

"Rotasi ini adalah bagian normal dari praktik diplomatik," kata dia dalam sebuah pernyataan.


Namun belum jelas apakah para utusan lama akan diberi posisi baru atua tidak. Sedangkan media Jerman, BILD dengan mengacu pada sumber-sumber di pemerintah Ukraina mengabarkan bahwa Melnyk akan ditunjuk sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

Zelensky telah mendesak para diplomatnya untuk menggalang dukungan internasional dan bantuan militer untuk Ukraina, saat berusaha menangkis invasi Rusia pada 24 Februari lalu. Namun, hubungan Ukraina dengan sejumlah negara semakin tegang sejak invasi Rusia.

Salah satunya dengan Jerman, yang sangat bergantung pada pasokan energi Rusia dan juga ekonomi terbesar Eropa.

Andriy Melnyk, yang ditunjuk oleh pendahulu Zelensky sebagai duta besar untuk Jerman pada akhir 2014, terkenal di kalangan politisi dan diplomat di Berlin.

Pria berusia 46 tahun itu secara teratur terlibat dalam pertukaran media sosial yang blak-blakan dan telah mencap politisi dan intelektual yang menentang mempersenjatai Ukraina untuk melawan invasi Rusia sebagai penolong.

Dia pernah menuduh Kanselir Jerman Olaf Scholz berperilaku seperti "sosis hati yang tersinggung" ketika Scholz tidak segera menerima undangan Zelensky untuk mengunjungi Ukraina.

Kiev dan Berlin saat ini berselisih soal turbin buatan Jerman yang menjalani perawatan di Kanada.


Video Terkait:
Trending, Rusia Uji Coba Pesawat dan Gagal
Editor: Saeful Anwar