EKONOMI

Pesan Penjabat Bupati Muba di Munas Penghasil Sawit

Penjabat Bupati Muba, Apriyadi, saat menghadiri Munas AKPSI di Jakarta. (Ist)
Penjabat Bupati Muba, Apriyadi, saat menghadiri Munas AKPSI di Jakarta. (Ist)


JAKARTA - Musyawarah Nasional Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit (AKPSI) digelar pada 15-17 Juli 2022 di Hotel Mercure, Jakarta. 

Munas petani sawit yang dibuka oleh Mendagri Tito Karnavian ini dihadiri lebih 10 ribu peserta, mulai bupati hingga camat sampai kepala desa. Selain Mendagri, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga hadir memberikan materi pengendalian ekspor sawit Indonesia. 

Di sela acara, Penjabat Bupati Musi Banyuasin, Apriyadi, yang juga hadir di Munas AKPSI mengungkapkan siap berkiprah memajukan petani sawit. Dia memastikan munas sangat penting untuk memperjuangkan kepentingan petani sawit.

"Musyawarah nasional ini sangat penting karena ini merupakan wadah kita untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat yang daerahnya penghasil sawit. AKPSI bisa jadi sarana bersinergi antara satu daerah dengan daerah lainnya dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit," ujarnya, Minggu (17/7/2022).

Apriyadi juga menegaskan bahwa Pemkab Muba akan terus memperjuangkan hak masyarakat yang berkaitan dengan kewajiban perusahaan kelapa sawit, baik yang terkait dengan plasma atau lain sebagainya.


"Ini akan terus kita kawal agar bisa direalisasikan dan dinikmati oleh masyarakat secara merata," ujarnya.

Di tempat sama, Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir, berkomitmen akan lebih memaksimalkan perbaikan tata kelola sawit mulai dari hulu dan hilir. 

"Pemkab Muba akan terus mendorong perbaikan tata kelola sawit. Terlebih Muba ini telah menjadi percontohan dan berhasil melaksanakan program peremajaan kelapa sawit atau replanting," katanya. 

Lanjutnya, Muba sebagai kabupaten dengan luas area replanting kelapa sawit terluas Se-Indonesia akan berkomitmen menjadikan petani sawit lebih sejahtera dengan peningkatan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang lebih baik lagi. 

"Ini juga sudah menjadi komitmen prioritas Penjabat Bupati Apriyadi," ungkap Akhmad Toyibir. 

Sebelumnya, dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengajak jajaran pemerintahan yang wilayahnya didominasi areal perkebunan sawit untuk maksimal mendorong tata kelola sawit menjadi lebih baik. Dia memaparkan, pembangunan berkelanjutan pemerintah desa yang sudah dilakukan Presiden Joko Widodo. Karenanya Tito meminta pemerintah daerah mendukung langkah ini. 

"Dukungan pemerintah sangat penting. Ini juga bagian upaya peningkatan pendapatan daerah yang tentunya berdampak bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat," jelasnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo