OLAHRAGA

Liga 1 Sudah Dapat Lampu Hijau

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, usai rapat koordinasi dengan penyelenggara Liga 1 di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (19/7/2022). (Kemenpora)
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, usai rapat koordinasi dengan penyelenggara Liga 1 di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (19/7/2022). (Kemenpora)


JAKARTA - Pemerintah memberikan izin Liga 1 musim 2022/2023 bergulir mulai 23 Juli 2022 hingga April 2023. 

Kepastian tersebut didapatkan setelah rapat koordinasi antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Kemenpora, Kemenkes, Satgas Penanganan COVID-19 dan Polri di Gedung Kemenpora, Jakarta, kemarin.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, meminta PSSI dan LIB benar-benar menyiapkan liga teratas nasional itu dengan matang, terutama dari segi protokol kesehatan. Hal itu karena Liga 1 musim ini akan berjalan normal dengan format kandang-tandang seperti sebelum pandemi COVID-19. Penonton pun dapat hadir di stadion, tidak seperti musim sebelumnya.

"Semua harus mematuhi komitmen karena sekarang sudah ada penonton," ujar Menpora.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut, pihaknya juga telah mendapatkan lampu hijau dari Polri untuk Liga 1 musim ini.

"Pihak Polri akan mengeluarkan izin keramaian secara umum. Nantinya keberadaan penonton akan disesuaikan dengan level PPKM di wilayah setempat," kata Iriawan.


Kepala Bagian Kajian Lingkungan Biro Kajian Strategis Sops Mabes Polri, Kombes Pol Umar Surya Fana, menegaskan, pihaknya mendukung pelaksanaan Liga 1 2022/2023. Polri juga telah berkoordinasi dengan semua Polres yang daerahnya menjadi tempat pelaksanaan Liga 1.

"Kami mendukung pelaksanaan kegiatan ini baik dari perizinan maupun keamanan," ujar pria berusia 49 tahun itu.

Selain Kemenpora dan Polri, Kementerian Kesehatan serta Satgas Penanganan COVID-19 pun mendukung Liga 1 dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sesuai aturan.

Liga 1 2022/2023 mulai bergulir pada Sabtu (23/7/2022). Kompetisi ini diikuti oleh 18 tim, di mana tiga di antaranya yakni Persis, RANS Nusantara FC dan Dewa United berstatus sebagai tim promosi.

Tidak seperti musim 2021/2022 yang berformat seri dan berlangsung dalam wilayah klaster, Liga 1 musim ini akan kembali ke sistem sebelum pandemi COVID-19, dengan kandang-tandang, termasuk dapat dihadiri penonton di stadion dengan jumlah sesuai level PPKM di wilayah masing-masing.

Iriawan juga memastikan sponsor utama Liga 1 2022/2023 tidak mengalami perubahan dari musim sebelumnya yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dia bersyukur bank BUMN ini masih mau mendukung Liga 1 di tengah kesulitan-kesulitan pandemi, meski sokongan BRI tidak bersifat jangka panjang.

"Tidak jangka panjang. Nanti tergantung situasi. Untuk nilai sponsornya, hampir sama seperti kemarin," kata Iwan.

Sejak kompetisi tertinggi sepak bola nasional bernama Liga 1, tepatnya pada 2017, musim 2021/2022 adalah pertama kalinya bank BUMN menjadi sponsor utama. Sebelumnya pada musim 2017, sponsor utama Liga 1 adalah dua perusahaan berbasis aplikasi daring GoJek dan Traveloka.

Semusim kemudian, GoJek menjadi sponsor utama tunggal, lalu berganti menjadi perusahaan belanja daring Shopee pada musim 2019-2020.

Di tempat terpisah, Iriawan juga memberikan arahan kepada wasit yang akan bertugas di Liga 1 musim ini saat menghadiri acara penyegaran perangkat pertandingan di Hotel Mercure Cikini, Jakarta, kemarin.

"Alhamdulillah akhir pekan nanti kick off Liga 1 2022/2023 akan dimulai. Untuk itu saya hadir di sini untuk memberikan motivasi, pengarahan serta semangat untuk wasit, asisten wasit agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, jujur, serta patuh pada statuta dan regulasi PSSI saat bertugas nanti," kata Iriawan.

Program penyegaran wasit selalu dilakukan PSSI jelang bergulirnya kompetisi Liga 1, 2, 3 dan kompetisi amatir. Untuk Liga 1 2022/2023 akan dihelat sebanyak 306 pertandingan dan diikuti 18 klub.

"Wasit dan asisten wasit dapat berprestasi dengan cara memiliki kinerja yang baik, etos kerja tinggi, berkarakter selayaknya pimpinan yang adil. Penerapan additional assistant referee atau asisten wasit tambahan upaya dari PSSI untuk terobosan terukur dan meningkatkan kualitas kompetisi kita," ujarnya.

PSSI sudah meningkatkan tunjangan sejak kompetisi Liga 1 2021/2022 agar dapat mensejahterakan profesi wasit. Apalagi PSSI paham betapa berat dan krusialnya peran seorang wasit.

"Jika ada wasit yang berani melanggar etika, terbukti bersalah, akan dikenakan sanksi dilarang berkegiatan di sepak bola Indonesia," pungkasnya.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Rabu, 20 Juli 2022.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo