WISATA

Pelaku Ekraf Diminta Siap-siap Penuhi Kebutuhan Wisatawan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Net)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Net)


JAKARTA - Pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Demak, Jawa Tengah, diminta siap-siap memaksimalkan potensi usaha untuk penuhi kebutuhan wisatawan, mengingat ada pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang diproyeksikan rampung tahun 2023.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, infrastruktur jalan tol yang memudahkan mobilitas wisatawan diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah setempat.

"Untuk ekonomi kreatif siap-siap begitu jalan tol dibangun, karena akan ada peningkatan yang signifikan dari kunjungan dan juga kebutuhan untuk produk-produk ekonomi kreatif kuliner, kriya, fesyen, dan lain sebagainya. Karena saya melihat di beberapa daerah yang dibangun infrastrukturnya, justru ekonomi kreatif tidak siap dan malah dari luar yang masuk,” kata Sandiaga dalam keterangan resmi, Rabu (27/7/2022).

Dalam acara Kelana Nusantara di daerah tersebut, Sandi berdiskusi dengan beberapa pelaku ekraf yang mengaku sedang menyusun subsektor ekraf unggulan sehingga bisa menjadi bagian dari Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dia mendorong kabupaten Demak mengajukan untuk mengikuti program KaTa Kreatif dan memilih salah satu dari 17 subsektor mana yang mau dikembangkan secara intensif.


"Ada 21 yang sudah menjadi Kabupaten/Kota Kreatif, mudah-mudahan Demak bisa menyusul," kata Sandiaga.

Sebagai wilayah penyebaran agama Islam di Nusantara, Demak dinilai memiliki potensi ekraf yang sangat prospektif untuk dikembangkan.

Salah satunya event Grebeg Besar Demak yang merupakan perayaan setahun sekali pada bulan Zulhijah oleh masyarakat muslim di Masjid Agung Demak. Bentuk kegiatannya mulai dari ziarah makam ke Sunan Kalijaga hingga seni pertunjukan 137 pawai delman yang mendapat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa pawai delman terbanyak.

Selain itu, produk fesyen seperti batik tulis khas Demak dengan motif pesisir hingga pertanian dianggap bisa pula diunggulkan.

“Kehadiran Kelana Nusantara di Demak juga sebagai upaya Kemenparekraf dalam membantu pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Demak serta membangun jejaring yang lebih kuat antara sesama pelaku ekonomi kreatif, pemerintah kota, dan pemerintah pusat,” ujar Menparekraf.


Video Terkait:
Elektabilitas Naik, Sandi: Saya Jeda Dulu Politik
Editor: Saeful Anwar