WISATA

Situ Patenggang, Wisata Alam yang Punya Mitos Cinta

Situ Patenggang, Ciwidey Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/7/2022). (Foto: Info Indonesia / Saeful Anwar)
Situ Patenggang, Ciwidey Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/7/2022). (Foto: Info Indonesia / Saeful Anwar)


BANDUNG - Situ Patenggang atau Situ Patengan merupakan kawasan obyek wisata alam yang lokasinya terletak di Jalan Raya Ciwidey, Rancabali, Bandung, Jawa Barat.

Situ Patenggang merupakan istilah yang berasal dari bahasa Sunda. Situ berarti danau dan Patenggang berasal dari kata pateang-teangan yang artinya saling mencari.

Terletak di selatan Kota Bandung, Situ Patenggang memiliki luas sekitar 60 hektar dengan keindahan alam sekitarnya, seperti perkebunan teh Rancabali serta hutan pinus cagar alam Patenggang yang asri dan sejuk.

Wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekeliling dengan menggunakan speed boat, perahu dayung warna-warni, sepeda air, dan perahu bebek.

Konon, Situ Patenggang terkait dengan cerita yang berkembang di masyarakat tentang kisah cinta putra prabu dan putri titisan dewi.


Mereka adalah Ki Santang dan Dewi Rengganis yang berpisah sekian lama. Pasangan sejoli tersebut memiliki ikatan cinta yang kuat, namun sayang sekali mereka harus terpisah jarak dan waktu karena adanya peperangan yang sangat lama.

Karena, rasa cinta yang begitu dalam, akhirnya mereka dipertemukan kembali di suatu tempat yang sekarang dinamakan Batu Cinta.

Kemudian, Dewi Rengganis minta dibuatkan sebuah danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Perahu ini yang sekarang menjadi sebuah pulau berbentuk hati (Pulau Asmara).

Dari cerita tersebut berkembanglah sebuah mitos. Untuk pasangan kekasih yang ingin hubungannya langgeng, mereka bisa datang ke Situ Patenggang, singgah di batu cinta, dan mengelilingi pulau asmara yang senantiasa akan mendapatkan cinta yang abadi.

Editor: Saeful Anwar