DAERAH

Kepala BPCB: Peninggalan di Makam Syekh Buyut Jenggot Kuat Jadi Cagar Budaya

BPCB Banten melakukan observasi awal areal Makam Syekh Buyut Jenggot di Kota Tangerang. (Ist)
BPCB Banten melakukan observasi awal areal Makam Syekh Buyut Jenggot di Kota Tangerang. (Ist)


TANGERANG - Peninggalan-peninggalan di areal Makam Syekh Buyut Jenggot (Tubagus Rajasuta) bin Sultan Ageng Tirtayasa berupa nisan dan struktur bangunan yang tertimbun sangat kuat untuk menjadi dasar penetapan status cagar budaya.

Demikian diungkapkan Plt Kepala Balai Penelitian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Banten, Juliadi, saat melakukan observasi awal atas struktur situs yang ada di areal Makam Syekh Buyut Jenggot bersama timnya, Jumat (5/8/2022).

Menurut analisa awal kasat mata Juliadi, nisan yang ada di atas sejumlah makam merupakan struktur berusia cukup tua dan harus dijaga. 

"Secara kasat mata ini sudah bisa disebut ODCB (Objek Diduga Cagar Budaya) dan harus diperlakukan selayaknya Objek Cagar Budaya," katanya.

Juliadi menjelaskan, sesuai Undang-Undang Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010, situs atau objek yang dianggap/diduga sebagai cagar budaya harus dijaga selama proses penelitian berlangsung. 


"Kami akan mendalami penelitian kami. Jadi, sementara ini areal makam tidak boleh ada aktivitas yang berpotensi merusak situs,' ujarnya.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa pada bagian bawah makam Syekh Buyut Jenggot juga ditemukan struktur bangunan tua yang dapat diidentifikasikan sebagai bangunan bersejarah bercorak Islam. Menurut Juliadi, hal itu wujud bahwa sejak lama kawasan areal makam sudah terdapat struktur bangunan bersejarah. 

"Sekali lagi ini masih kasat mata dan baru observasi awal, kami masih perlu penelitian panjang. Tapi bagaimanapun, ini temuan penting dan tidak boleh diganggu keberadaannya," jelas Juliadi yang saat bersamaan didampingi oleh arkeolog Suwedhi Ananta dan Irwan selaku Tim Teknis BPCB Banten.

Usai melakukan tinjauan lokasi, Juliadi bersama tim langsung bergerak ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang untuk menyampaikan hasil observasi awal. Dari pertemuan itu pihak BPCB menghendaki supaya dinas bergerak cepat mengumpulkan bukti-bukti mengarah pada penetapan status cagar budaya untuk Makam Syekh Buyut Jenggot.

Plt Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Mugiya Wardhani, membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi ke BPCB Banten untuk dapat membantu dinas melalukan penelitian.

Mugiya berharap besar kepada Tim 9 dan juga BPCB Banten dapat bersama-sama bekerja menuntaskan apa yang diharapkan banyak pihak untuk merealisasikan Makam Syekh Buyut Jenggot menjadi situs cagar budaya. 

"Tolong bantu kami untuk menyiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam proses penetapan cagar budaya ini," katanya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo