DAERAH

BI: Harga Kebutuhan Pangan Mulai Turun

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Heru Saptaji bersama Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman serta TPID Kota Mataram melakukan sidak di Pasar Kebon Roek, Ampenan, Mataram (Info Indonesia/HO-Humas BI NTB)
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Heru Saptaji bersama Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman serta TPID Kota Mataram melakukan sidak di Pasar Kebon Roek, Ampenan, Mataram (Info Indonesia/HO-Humas BI NTB)


MATARAM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di NTB, guna menekan dan mengendalikan angka inflasi dengan memastikan ketersediaan stok dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok di masyarakat. 

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Heru Saptaji bersama Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman serta TPID Kota Mataram melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan Kota Mataram untuk memonitoring harga kebutuhan pokok, khususnya di pasar tradisional yang memang menjadi salah satu pusat transaksi ekonomi masyarakat. 

Menurut Heru, kegiatan sidak ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Kepala BI Provinsi NTB dengan Wali Kota Mataram sebelumnya.

Selain itu, sidak ini sekaligus sebagai sarana untuk menilai efektivitas dari berbagai kegiatan-kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) yang telah dilangsungkan di Kota Mataram.

“Kita ingin melihat lebih jauh bagaimana dampak dari OPM yang selama ini kita lakukan. Bagaimana harga dari komoditas volatile food, yang kerap kali menyebabkan inflasi karena fluktuasi harga yang tinggi, seperti bawang merah, cabai rawit, cabai merah, telur ayam ras, daging dan ikan. Seperti apa kondisinya di lapangan,” kata Heru di Mataram kepada Info Indonesia, Jumat (5/8/2022).


Dia memaparkan, adapun hasil dari sidak secara umum harga beberapa kebutuhan pokok di Pasar Kebon Roek berangsur turun secara signifikan seperti harga cabai rawit merah yang beberapa waktu lalu menyentuh angka Rp65.000-80.000 perkilogram, saat ini berada di angka Rp40.000 perkilogram.

“Begitu pula dengan harga bawang merah yang mengalami penurunan dari Rp45.000-50.000 perkilogram menjadi Rp30.000-40.000 perkilogram,” kata Heru

Sementara itu, beberapa bahan pokok lainnya seperti cabai merah berada di harga Rp45.000 perkilogram, telur ayam ras Rp50.000-55.000 perkilogram dan minyak goreng curah Rp15.500 perkilogram.

Menurut Heru, ketersediaan stok kebutuhan pokok juga diprediksi akan terus membaik seiring dengan musim panen yang telah tiba, sehingga para petani di beberapa daerah sentra produksi seperti kabupaten Lombok Timur dan kabupaten Bima dapat meningkatkan pasokannya. 

“Ketersediaan pasokan akan jauh lebih baik, harga-harga yang terbentuk juga sudah turun secara baik dan mudah-mudahan minggu-minggu ke depannya akan semakin turun sehingga stabilitas harga pangan akan kembali normal,” kata dia

Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujibuurahman menerangkan kegiatan sidak pasar ini menunjukkan kehadiran dan antisipasi pemerintah di saat harga naik. 

“Pemerintah terus berupaya untuk menurunkan harga sesuai dengan kapasitasnya, baik untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang,” kata dia

Selain itu, TPID Kota Mataram juga telah berkoordinasi dengan KPw BI NTB dalam penyelenggaraan Operasi Pasar Murah di lingkungan Pasar Kebon Roek selama tiga hari yaitu tanggal 6-8 Agustus 2022 dan di lokasi lainnya yang akan dilaksanakan di enam titik kecamatan di Kota Mataram.


Video Terkait:
Penyelenggaraan MotoGP Indonesia Diundur
Editor: Saeful Anwar