POLHUKAM

PILPRES 2024

PKS Galau Tentukan Arah Politik

Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al-Jufri (tengah), usai temu kader di Makassar, Sulawesi Selatan. (Antara/Darwin Fatir)
Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al-Jufri (tengah), usai temu kader di Makassar, Sulawesi Selatan. (Antara/Darwin Fatir)


MAKASSAR - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan belum menentukan arah politik untuk mengusung bakal calon presiden pada Pemilu 2024.

"Kalau PKS masih dalam komunikasi dengan partai lain. Insya Allah, mungkin akhir tahun atau awal tahun depan sudah muncul (nama bakal capres)," ujar Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al-Jufri, di Makassar, Senin (8/8/2022).

Saat ditanyakan terkait beberapa nama digadang-gadang maju sebagai capres yang salah satunya Anies Baswedan, menurut Salim, nama Gubernur DKI Jakarta itu tetap dimasukkan dalam usulan.

"Iya, termasuk nama-nama itu masuk dalam nominasi kami untuk berkomunikasi dengan mereka semua. Sekarang belum, kami masih melihat karena syarat (presidential threshold) itu tidak mudah," ujar mantan Menteri Sosial tersebut.

Salim mengatakan, mengenai penjajakan koalisi dengan parpol lainnya, kalau sudah cukup 20 persen baru diumumkan siapa calon presiden yang akan diusung nanti.


"Koalisi belum final tapi kami tetap akan lakukan. Dengan partai mana, kami terus komunikasi, belum selesai," ujar mantan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan Oman itu menjelaskan.

Sedangkan untuk simbol tokoh di tubuh PKS yang akan didorong sebagai capres merupakan keputusan Majelis Syura PKS dan sampai sekarang dirinya masih dalam posisi tokoh pemimpin, tapi belum diputuskan masuk ke dalam proses capres.

Salim menambahkan, sejauh ini tim pemenangan PKS terus bergerak dan menyosialisasikan partai kepada masyarakat untuk persiapan menghadapi Pemilu 2024.

"Kami targetnya mudah-mudahan kami bisa bertambah suara di dua digit, mudah-mudahan," katanya.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Selasa, 9 Agustus 2022.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo