POLHUKAM

PEMILU 2024

Lima Parpol Masih Melengkapi Dokumen

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari. (Net)
Ketua KPU RI, Hasyim Asyari. (Net)


JAKARTA - Sebanyak 17 dari 22 partai politik calon peserta Pemilu 2024 yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinyatakan sudah lengkap dokumennya.

"Yang sudah mendaftar ada 22 parpol. Dari 22 itu, yang dokumen persyaratannya dinyatakan lengkap dan statusnya sudah didaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ada 17 parpol," kata Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, di kantornya, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Dengan demikian, 17 parpol tersebut dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni tahapan verifikasi administrasi.

"Sementara lima parpol sampai saat ini masih melengkapi (dokumen syarat pendaftaran)," ucap Hasyim.

Parpol yang dokumen persyaratannya belum lengkap masih punya kesempatan untuk melengkapi sampai 14 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB. Parpol yang dokumen administrasinya lengkap bisa mengikuti tahapan selanjutnya yakni verifikasi administrasi.


Namun, parpol yang saat ini berada di parlemen hanya menjalani verifikasi administrasi, sedangkan parpol non-parlemen harus mengikuti verifikasi faktual.

Hasyim menambahkan bahwa parpol yang memiliki akun Sipol untuk tingkat nasional saat ini berjumlah 42 partai, sedangkan partai lokal Aceh berjumlah delapan partai.

Sampai kemarin atau hari ke-10 tahapan pendaftaran, ada 22 parpol yang sudah mendaftar ke KPU RI. 

Verifikasi faktual parpol calon peserta Pemilu 2024 dilakukan pada 15 Oktober-4 November 2022.

Lalu penyampaian rekapitulasi hasil verifikasi parpol calon peserta Pemilu 2024 pada 9 November 2022 dan masa perbaikan persyaratan dan penyampaian dokumen sepanjang 9-23 November 2022. Verifikasi perbaikan parpol calon peserta Pemilu 2024 dilakukan sepanjang 24 November-7 Desember 2022.

Penetapan parpol untuk kepesertaan Pemilu 2024 dilakukan 14 Desember 2022 dilanjutkan dengan penetapan hasil pengundian nomor urut partai politik.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Kamis, 11 Agustus 2022.


Video Terkait:
Ketua KPU Diberhentikan
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo