POLHUKAM

PEMILU 2024

Punya Semangat Baru, Hanura Bakal Lolos Lagi ke Senayan

Pengamat politik Ujang Komarudin. (Wikipedia)
Pengamat politik Ujang Komarudin. (Wikipedia)


JAKARTA - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) diprediksi akan kembali menempatkan kadernya di Kompleks Parlemen, Senayan, berdasarkan hasil Pemilu 2024. 

Hanura sendiri pernah memiliki pengalaman besar di DPR RI dengan memiliki sebanyak 13 kursi hasil Pemilu 2014 lalu. 

"Hal yang bagus dari Hanura punya semangat baru untuk bisa kembali menaklukkan Senayan. Partai yang pernah di Senayan itu punya pengalaman untuk bisa lolos," kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, saat dihubungi Info Indonesia, Rabu (17/8/2022).

Kendati begitu, menurut dia, Partai Hanura perlu membuat strategi yang matang untuk bisa kembali lolos ke Senayan. Sebab, peta politik pada 2024 nanti pastinya sangat berbeda dengan pemilu sebelumnya. Apalagi, saat ini banyak sekali parpol baru yang siap bersaing.

"Kan saat ini peta politiknya sudah banyak berubah. Banyak partai-partai baru yang bisa saja bersaing dengan Hanura dan bisa jadi partai baru semangatnya lebih dari Partai Hanura," ujar Ujang.


Dia melihat sisi positifnya saat ini agar Pemilu 2024 menjadi titik balik dari partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu. Mengenai urutan dalam perolehan suara Partai Hanura di Pemilu 2024, Ujang mengaku belum bisa memprediksi hal tersebut. 

"Urusan urutan berapa Hanura saya sih berharap bisa lolos dulu ke Senayan, lolos verfikasi peserta pemilu," ujarnya.

Maka dari itu, Partai Hanura harus sangat memperhitungkan secara matang peluang agar bisa lolos ke parlemen. Selain itu, OSO selaku ketua umum juga harus menyiapkan kader-kader yang kompeten untuk duduk di Senayan.

"Untuk lolos ke Senayan diperhitungkan dan diperhatikan oleh Hanura. Karena kalau terpeleset tidak masuk lagi sama saja yang kedua kali di lubang yang sama. Berjuang bersama-sama kader di internal Hanura ke Senayan, lolos dulu empat persen itu. Kita lihat saja nanti hasil suara dari Hanura dan partai-partai lain," demikian Ujang.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo