POLHUKAM

PEMILU 2024

Partai Ummat Punya Niat Hentikan Kezaliman Multidimensional

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi. (Detik.com)
Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi. (Detik.com)


JAKARTA - Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, meyakini partainya lolos verifikasi administrasi dan faktual di Komisi Pemilihan Umum RI.

"Atas izin Allah akan lolos verifikasi administrasi dan faktual Pemilu 2024," katanya saat dihubungi Info Indonesia, Senin (22/8/2022).

Dia mengatakan, Partai Ummat akan terus berjuang agar bisa menjadi peserta Pemilu 2024. Dia berharap kehadiran Partai Ummat nantinya akan membawa perubahan dalam perpolitikan di Tanah Air.

"Segenap ikhtiar yang telah dan sedang kami lakukan di dalam rangka pendaftaran menjadi peserta pemilu ini," jelas Ridho.

Partai Ummat bercita-cita untuk menegakkan keadilan dan melawan kezaliman multidimensional yang ada melalui jalur legislatif dan eksekutif. Selain itu juga ingin membawa perubahan di parlemen.


"Insya Allah dengan niat perjuangan yang jujur dan tulus untuk melawan kezaliman, menegakkan keadilan dan memperbaiki undang-undang, peraturan-peraturan," beber Ridho.

Perubahan itu khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, mulai dari ekonomi, sektor kesehatan serta pendidikan. Oleh karena itu, Partai Ummat akan menjadi partai yang membela kepentingan rakyat.

"Sehingga pro terhadap kemaslahatan umat, mulai dari bidang ekonomi, sosial, pendidikan, hukum, kesehatan dan lain sebagainya," kata Ridho.  

Sedangkan di bidang ekonomi digital khususnya platform belanja online yang nilainya mencapai Rp400 triliun lebih pada 2021. Dari jumlah itu, produk lokal hanya sebesar 10 persen.

"Hanya 10 persen saja produk Indonesia yang dijual pada lima raksasa platform belanja online di Indonesia, sedangkan 90 persen adalah produk asing," ujar Ridho.

Dia menyebutnya sebagai ekonomi komprador yang hanya dijadikan alas untuk kepentingan asing dan harus segera dihentikan. 

"Partai Ummat nantinya berencana untuk menginisiasi platform belanja dengan didominasi oleh produk-produk buatan lokal, di mana 90 persen produknya adalah produk dalam negeri dan UMKM," jelas Ridho.

Kemudian di sektor pendidikan khususnya pendidikan tinggi, di mana 90 persen penduduk Indonesia yang berusia lebih dari 15 tahun  belum dapat melanjutkan ke perguruan tinggi karena terkendala ekonomi.

"Partai Ummat bermaksud untuk menginisiasi platform digital yang dapat menjadi simpul bagi para dosen dan anak muda Indonesia yang belum mampu kuliah, untuk berbagi ilmu dan belajar secara gratis," kata Ridho.

Dia pun berharap dengan inisiasi tersebut bisa memberikan peningkatan terhadap sektor pendidikan dan ekonomi di Indonesia. Menurut Ridho, kedua sektor itu merupakan pilar terkuat dari sebuah bangsa.

"Dengan rencana tersebut kita berharap pada peningkatan bertahap dalam bidang pendidikan dan ekonomi, yang merupakan pilar kekuatan sebuah bangsa," tandas Ridho.


Video Terkait:
Partai Ummat: Ngabalin Seperti Dukun
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo