POLHUKAM

Relawan Dukung Erick Thohir Polisikan Faizal Assegaf

Menteri BUMN Merasa Terganggu dan Terhina

Beberapa relawan Balad Erick Thohir dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Antara)
Beberapa relawan Balad Erick Thohir dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Antara)


JAKARTA - Aktivis Faizal Assegaf dipolisikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir terkait unggahannya di media sosial yang menyebut Erick memiliki banyak istri.

Pelaporan Faizal Assegaf ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, dilakukan oleh Ifdhal Kasim, Mahmuddin dan Jamalul Kamal Farza yang ditunjuk sebagai penerima kuasa dari Erick.

Ifdhal menyebut kliennya membantah unggahan Faizal. Unggahan Faizal, disebut sebagai fitnah yang keji.

"Pak Erick Thohir sangat terganggu dan terhina dengan postingan di media sosial milik Faizal Assegaf, yang telah dengan sengaja melakukan suatu tindakan menyerang integritas pribadi, kehormatan atau nama baik atau aanranding of goede naam," ujar Ifdhal usai membuat laporan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dijelaskan Ifdhal, pelaporan ini bermula dari unggahan video pendek Faizal Assegaf di akun Instagramnya. Video itu berisi ucapan pengacara Kamaruddin Simanjuntak soal Direktur Utama Taspen mengelola dana calon presiden senilai Rp300 triliun. Dalam video itu, Kamaruddin tidak menyebutkan nama Erick Thohir. Tetapi, belakangan Faizal menambahkan narasi di video tersebut dengan tulisan berisi fitnah dan kabar bohong soal Erick Thohir.


Narasi itu, dinilai melontarkan dua tuduhan yang sangat serius terhadap Erick. Tuduhan pertama, Erick memiliki istri banyak dan semuanya dinikahi secara ghaib. Sedangkan tuduhan kedua, biaya sekolah anak dari istri pertama Erick sampai sekarang belum dibayar.

Ini fitnah yang sangat jahanam.

Tuduhan keji Faizal soal Erick memiliki banyak istri yang dinikahi secara ghaib sangat menyakiti hati keluarga. Padahal, kenyataannya Erick adalah seorang ayah yang baik, bertanggungjawab dan sangat perhatian kepada istri dan anak-anaknya. Erick, kata dia, selama ini juga sangat menjaga rumah tangganya, dan menjalani rumah tangga yang harmonis bersama istri, serta dua putra dan dua putrinya.

Ifdhal mengatakan, pelaporan terhadap Faizal ke polisi terkait pencemaran nama baik serta tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

Hal ini seperti dimaksud dalam pasal 27 ayat (3) dan pasal 28 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik.

Menurut mantan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) ini, Erick Thohir sangat menjunjung tinggi kebebasan berbicara sebagai esensi dari demokrasi. Tapi saat kebebasan yang disalahgunakan dan merugikan orang lain, menurut dia, hal itu tak bisa dibiarkan dan justru akan mencederai demokrasi.

Ifdhal menegaskan perbuatan Faizal Assegaf bukanlah bentuk kebebasan berpendapat yang dilindungi oleh UU dan Konstitusi. Bahkan, hal itu sangat jelas melanggar hukum pidana dan UU ITE.  Laporan ini, kata Ifdhal, juga menjadi komitmen serius Erick Thohir dalam memberantas isu hoaks, berita bohong, bahkan menjurus fitnah yang amat keji.

Relawan Mendukung
Relawan Balad Erick Thohir mendukung langkah Menteri BUMN itu memproses secara hukum dugaan tindakan fitnah yang dilakukan oleh Faizal Assegaf.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Balad Erick Thohir, Natsir Amir mengatakan jika Faizal Assegaf terang-terangan melakukan fitnah kejam terhadap Erick Thohir, karena narasi yang dia buat dan isi video yang diunggah sama sekali tidak nyambung.

Menurut dia, Faizal tidak sepatutnya mengunggah video berisi narasi sesat soal ucapan pengacara Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J), Kamarudin Simanjuntak tentang pengelolaan dana Taspen, apalagi Kamarudin tidak spesifik menyebut nama Erick Thohir.

Selain itu, kata Natsir lagi, Faizal juga terlalu sering membuat cuitan yang tidak berdasar, sehingga menyinggung banyak pihak. Oleh karena itu, menurut Natsir, Balad Erick Thohir berharap Faizal mempertanggungjawabkan tindakannya tersebut di ranah hukum.

"Sudah banyak pihak yang sebetulnya melaporkan perangai Faizal Assegaf ini. Oleh karena itu, Balad Erick Thohir sangat berharap dia bisa mempertanggungjawabkan semua perkataan tak berdasarnya di depan hukum," ujar Natsir dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (27/8/2022).

Sementara kepada Kamarudin, Natsir mengimbau pengacara tersebut agar fokus terhadap kasus pembunuhan Brigadir J yang tengah ditanganinya. Dia mengimbau Kamarudin agar tidak menebar berita dan sangkaan yang jelas-jelas sudah terbantahkan oleh hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Tugas pengacara itu mengungkap fakta dan menegakkan keadilan, bukan menyampaikan desas-desus karena soal pengelolaan dana Taspen kan sudah terjawab dengan hasil audit BPK," ujar Natsir.

Menurut Natsir, kerja keras Erick Thohir tidak sepatutnya dihadiahi oleh Faizal dengan fitnah yang tidak terpuji. Ia menilai saat ini Erick Thohir tengah bekerja keras menggenjot BUMN agar bisa berdaya dan meraup keuntungan bagi bangsa serta negara.

Bahkan, kata Natsir lagi, Bank Dunia pun mengakui bahwa BUMN di bawah pimpinan Erick Thohir telah memberikan bantuan kepada masyarakat selama pandemi COVID-19, sehingga tetap tahan terhadap ketidakstabilan ekonomi yang ada.

"BUMN juga mendukung mengatasi kesulitan ekonomi dan membantu menyediakan lapangan kerja," kata dia.

Natsir pun mengaku sepakat dengan pihak penerima kuasa Erick Thohir, yakni Ifdhal Kasim, Mahmuddin, dan Jamalul Kamal Farza untuk menjerat Fajzal dengan dugaan menyebar berita bohong.

Faizal Melawan 
Aktivis Faizal Assegaf membantah telah memfitnah Erick Thohir. Melalui akun Twitter miliknya @faizalassegaf, dirinya mempertanyakan fitnah yang dimaksud. Faizal justru curiga antara Kamaruddin dengan Erick telah bermain mata untuk menutupi skandal di BUMN.

"Mana kalimat saya memfitnah Anda bung @erickthohir ...??? Anda Kamarudin, justru saya duga telah bermain mata untuk menutupi skandal di BUMN, dengan upaya mengalihkan isu tersebut untuk menyerang pribadi saya. Saya lawan!!!!," tulis Faizal Assegaf (PUEBI atau EYD telah diperbaiki redaksi).

"Hari Senin minggu depan saya akan laporkan @erickthohir dan Kamaruddin ke Mabes Polri !!! Jangan pernah mengertak saya, postingan yang saya posting di IG saya, didapat dari Grup Alumni UI dan beredar luas, kenapa kalian buat fitnah keji dan jahat pada saya? Goblak kalian !!!!


Video Terkait:
Menteri BUMN Angkat Jenderal Dudung Sebagai Komut Pindad
Editor: Saeful Anwar