OLAHRAGA

Fokus Pulihkan Ekonomi Pasca COVID, Malaysia Tak Akan Gelar F1 Dalam Waktu Dekat

Formula 1 di Sepang International Circuit. (Net)
Formula 1 di Sepang International Circuit. (Net)


JAKARTA - Balapan Formula 1 tidak akan kembali ke Malaysia dalam waktu dekat. Karena, pemerintah Malaysia akan fokus pada upaya untuk membangun kembali ekonomi dari kerusakan akibat pendemi virus corona.

Demikian disampaikan Kepala eksekutif Sepang International Circuit, Azhan Shafriman Hanif kepada wartawan, di Singapura, Rabu (14/9/2022) malam.

"Saat ini, jawabannya adalah tidak, tidak untuk saat ini," kata Azhan Shafriman sepeti dilansir AFP, Kamis (15/9/2022).

Dirinya mengatakan, kemungkinan Sepang - sirkuit balap ternama di Malaysia - menjadi tuan rumah balapan lagi setelah ekonomi negara tetangga Indonesia itu stabil.

"Mungkin dalam dua hingga tiga tahun lagi ketika ekonomi telah stabil," kata bos sirkuit itu.


Dirinya mengatakan, Malaysia sebelumnya menjadi tuan rumah F1 "untuk menempatkan negara tersebut dalam peta" melalui sport tourism.

Namun untuk kembalinya Formula 1, pemerintah perlu untuk mempelajari "gambaran besar" dalam hal manfaatnya bagi negara tersebut.

"Kita perlu melihat rebranding, bagaimana kita memonetisasi platform. Kita perlu berbicara tentang transfer teknologi, pengembangan bakat, dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Dia dan pejabat sirkuit lainnya berada di Singapura pekan ini untuk mempromosikan balap motor Grand Prix Petronas yang akan datang, juga dikenal sebagai MotoGP, yang akan diadakan di lintasan Sepang pada 21-23 Oktober.

Ini akan menjadi balapan MotoGP pertama di Sepang dalam dua tahun setelah penangguhan karena pandemi.

Ada spekulasi tentang kembalinya Formula 1 ke Malaysia untuk mengisi kekosongan setelah Rusia dikeluarkan dari kalender balapan menyusul invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina pada Februari.

Tetangga Malaysia, Singapura, menjadi tuan rumah balapan malam Formula 1 yang akan berlangsung dari 30 September hingga 2 Oktober.

Azhan Shafriman mengatakan Singapura "membuat seruan yang tepat" untuk mempromosikan acara tersebut tidak hanya sebagai perlombaan tetapi juga sebagai hiburan yang mencakup konser dan pesta.

"Kalau Formula 1 kembali ke Malaysia, itu harus bergantung pada sesuatu yang lain, tidak hanya pada balapan. Pasti ada tujuan lain mengapa kita melakukan Formula 1."

Sepang, pertama kali menjadi tuan rumah balapan tersebut pada 1999, dengan Grand Prix terakhir di sana pada 2017.

Malaysia keluar dari kalender Formula 1 tahun 2018 di tengah naiknya biaya menjadi tuan rumah event tersebut.


Video Terkait:
Video Syur 16 Detik Mirip Nagita Slavina
Editor: Saeful Anwar