OLAHRAGA

Pemprov Sumsel Terus Kawal Persiapan Piala Dunia U-20

Apresiasi Atlet Berprestasi Dengan Uang Pembinaan

Gubernur Sumsel, Herman Deru, memberikan keterangan setelah meninjau Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (25/9/2022). (Antara/Dolly Rosana)
Gubernur Sumsel, Herman Deru, memberikan keterangan setelah meninjau Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (25/9/2022). (Antara/Dolly Rosana)


PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mengawal persiapan daerah untuk menjalankan tugas sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang direncanakan pada Mei-Juni 2022 di Indonesia.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan, sejauh ini persiapan sesuai dengan perencanaan, sehingga diyakini Sumsel dapat menjadi tuan rumah yang sukses sesuai dengan harapan negara dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).

"Di titik ini nanti akan dilaksanakan pertandingan tingkat dunia U-20. Kita harus bersiap diri tidak hanya lapangannya saja tetapi semuanya," katanya saat meninjau Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (25/9/2022). 

Pada kesempatan itu, Herman Deru yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta sejumlah pejabat pemprov memantau secara langsung kualitas rumput di lapangan Stadion Jakabaring. Dia menilai upaya yang dilakukan dalam memperbaiki rumput dan mempercantik Stadion Jakabaring sudah dapat terlihat dengan kasat mata.

"Ini semua sudah sesuai standar FIFA," ujarnya.


Herman Deru mengajak semua pihak terkait dan masyarakat untuk turut serta dalam mensukseskan perhelatan sepak bola bergengsi itu. Walaupun sempat ditunda FIFA selama satu tahun lantaran adanya pandemi COVID-19 tak menyurutkan semangat Sumsel untuk menjadi penyelenggara yang sukses.

Apalagi berbekal pengalaman menjadi tuan rumah beragam ajang skala internasional, SEA Games dan Asian Games, Sumsel semakin percaya diri karena sarana dan prasarana yang tersedia sudah memenuhi standar FIFA.

Kini yang menjadi perhatian yakni bagaimana mempercantik Kota Palembang karena akan didatangi para tamu mancanegara. Herman Deru mengharapkan perbaikan beragam sarana dan prasarana umum dapat dilakukan sedini mungkin.

"Adanya penundaan ini justru membuat kita lebih matang dalam persiapan," ujarnya.

Di sisi lain Pemprov Sumsel mengapresiasi sejumlah atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah dan negara pada ajang skala nasional dan internasional pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-39 Tahun 2022.

Herman Deru mengatakan, pemberian apresiasi berupa uang pembinaan ini rutin dilakukan Pemprov Sumsel pada setiap memperingati Haornas sebagai wujud penghargaan atas perjuangan para olahragawan.

"Dengan pemberian uang pembinaan ini, kami berharap atlet terus bersemangat untuk mengejar prestasi," ujarnya

Peringatan Haornas Ke-39 di Jakabaring Sport City diawali dengan senam massal yang diselenggarakan Bank Sumsel-Babel.

Herman Deru mengatakan, para atlet yang menjuarai ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI, SEA Games 2022, ASEAN Paragames (APG) 2022 layak mendapatkan apresiasi karena telah mengharumkan nama bangsa dan negara. Pemprov berharap para atlet dapat terus meningkatkan prestasinya apalagi Sumsel sudah terpilih sebagai daerah yang masuk dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Cabang olahraga yang masuk dalam DBON yakni yang dipertandingkan di Olimpiade akan lebih diprioritaskan.

Walau demikian, Pemprov Sumsel juga tetap mengawal pembinaan cabang olahraga non-DBON demi tetap perkembangan sektor olahraga, karena di dalamnya tak hanya olahraga prestasi tapi juga olahraga masyarakat/rekreasi.

Salah seorang penerima penghargaan yakni pelari 400 meter putri, Sri Maya. Atlet asal Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, ini berhasil memecahkan rekor nasional lari nomor 400 meter pada PON XX di Papua tahun 2021. Dia mencatatkan waktu 53,23 detik atau memecahkan rekor nasional yang sudah 37 tahun belum terpecahkan.

Rekor nasional sebelumnya dipegang pelari legendaris asal Maluku, Ema Tahapary, yang didapat pada 1 Desember 1984 dalam kejuaraan Atletik ASEAN dengan catatan waktu 54,20 detik.

"Saya berterima kasih atas apresiasi yang diberikan pemerintah. Tentunya ini menjadi motivasi saya untuk lebih berprestasi," kata Sri.

Bagi Sri, penghargaan Haornas ini menjadi yang ketiga setelah sebelumnya juga mendapatkan apresiasi dari Pemprov Sumsel pada 2007 dan 2019.

Selain Sri, penghargaan di antaranya diberikan kepada Jendi Pangabean, Endang Purwitasari, Nia Lasarasi, Fransiska Sandra Dewi, Fajar Abdullah Rochman, Kerestin, Abdul Kadir Zulkifli, Purnama Sari, Putri Agni Anugrah dan Hendrayatno.


Video Terkait:
Gubernur Sumsel Umumkan Nama Anak Percha Leanpuri
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo