POLHUKAM

PEMILU 2024

PDIP Surabaya Perluas Kiprah Kader Perempuan

Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, dalam sosialisasi wawasan kebangsaan di Surabaya, Minggu (25/9/2022). (Antara/PDIP Surabaya)
Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, dalam sosialisasi wawasan kebangsaan di Surabaya, Minggu (25/9/2022). (Antara/PDIP Surabaya)


SURABAYA - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, mengajak kader-kader perempuan agar memperluas kiprahnya di masyarakat.

Di antaranya dengan membuat kegiatan-kegiatan yang menyentuh kepentingan rakyat kecil atau wong cilik seperti memberikan sentuhan pada keluarga yang mempunyai balita henti pertumbuhan dengan kunjungan rutin dan memberikan makanan tambahan.

Hal itu dikatakannya dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDIP, Agatha Retnosari, di Surabaya, Minggu (25/9/2022).

"Kader-kader perempuan PDI Perjuangan harus memperluas kiprah di masyarakat, blusukan ke kampung-kampung, menyerap aspirasi warga, membersamai warga dalam setiap fase suka dan duka. Serta harus berperan aktif dalam upaya-upaya penyelesaian masalah di perkampungan dan pemukiman," jelas Sutarwijono.

Menurut dia, kader-kader perempuan PDIP diberikan ruang gerak yang luas untuk ambil bagian dalam upaya-upaya menyelesaikan persoalan-persoalan warga di Kota Surabaya. Adi menyebutkan, PDIP punya banyak tokoh panutan sebagai teladan kiprah politisi perempuan. Seperti halnya Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang terjun ke panggung politik sejak dekade 1980-an dan menjadi ikon perjuangan rakyat dalam merebut demokrasi dari rezim Orde Baru. Kemudian Ketua DPR RI, Puan Maharani, sekaligus Ketua DPP PDIP yang aktif turun memberi solusi beragam problem rakyat.


"Di Surabaya, kami mempunyai Ibu Risma (Tri Rismaharini) sebagai wali kota perempuan pertama dalam sejarah Surabaya, yang dikenal mumpuni, gigih dan pekerja keras. Bu Risma kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Sosial. Beliau juga Ketua DPP PDI Perjuangan," kata Sutarwijono.

Dia juga mengutip hasil survei tingkat Jatim yang diutarakan beberapa waktu lalu oleh Surabaya Survey Centre (SSC), di mana PDI Perjuangan menjadi partai yang paling banyak dipilih perempuan di Jatim dengan capaian 26,8 persen

"Survei itu menempatkan PDI Perjuangan di urutan teratas sebagai partai politik yang menjadi pilihan banyak pemilih perempuan," ujar Sutarwijono.

Untuk itu, dia mendorong kader perempuan PDI Perjuangan Surabaya membuat kegiatan-kegiatan yang menyentuh kepentingan rakyat kecil atau wong cilik seperti memberikan sentuhan pada keluarga yang mempunyai balita henti pertumbuhan, dengan kunjungan rutin dan memberikan makanan tambahan.

"Juga advokasi pendidikan putera-puteri warga. Rakyat pasti akan mengingat-ingat, di saat mereka dalam keadaan sulit, yang hadir di tengah-tengah mereka adalah kader-kader PDI Perjuangan," jelas Sutarwijono.


Video Terkait:
Mendagri Tegaskan Pemilu 2024 Tetap Berlangsung
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo